sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » Travel & Kuliner » Akibat Angin Kencang, Kebun Raya Bogor Tutup Sementara

Akibat Angin Kencang, Kebun Raya Bogor Tutup Sementara



Bogor – Petugas Pengawas Pelayanan Jasa Kebun Kebun Raya Bogor, Upun Punijar menutup sementara untuk umum diakrenakan angin kencang.

Akibat Angin Kencang, Kebun Raya Bogor Tutup Sementara

“Sejak malam kemarin angin bertiup di atas normal, hingga hari ini masih terjadi. Kami informasikan operasional Kebun Raya Bogor ditutup sementara,” kata Upun, Minggu (9/10/2016).

Menurut Upun, penutupan Kebun Raya dilakukan demi keselamatan pengunjung. “Kami menghindari hal-hal atau kejadian-kejadian yang tidak diinginkan, sejak angin kencang ini, banyak dahan-dahan pohon yang patah, dan ada beberapa pohon yang juga tumbang,” katanya.

Ia mengatakan, angin kencang terjadi sejak Sabtu (8/10/2016) malam, mengakibatkan tiga pohon di Kebun Raya tumbang. Meski demikian, manajemen mengizinkan sejumlah rombongan pengunjung untuk melakukan kegiatan di kebun hari ini, karena telah mendaftar jauh-jauh hari.

Kegiatan tersebut di antaranya manasik haji yang diikuti 2.000 peserta murid TK beserta orang tuannya.

“Ada sekitar 10 rombongan yang hari ini ada agenda. Kami terpaksa mengizinkan masuk, karena mereka sudah jauh-jauh datang, tetapi dengan berbagai pertimbangan kami izinkan,” katanya.

Upun menuturkan, pengunjung telah diingatkan untuk berhati-hati dan menjauhi area pepohonan selama beraktivitas di dalam Kebun Raya Bogor. “Mereka sudah masuk sejak pagi, dan sejumlah kegiatan sudah hampir selesai. Jadi kami tinggal menunggu mereka selesai beraktivitas,” kata Upun.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Dramaga, Kabupaten Bogor, Dedi Sucahyono menyebutkan prakiraan pola angin hari ini di wilayah Jawa Barat pada umumnya bertiup dari arah Tenggara dengan kecepatan 15 – 25 km/jam.

Dedi menjelaskan, angin kencang terjadi karena saat ini wilayah Indonesia memasuki masa transisi. “BMKG telah mengeluarkan informasi peringatan dini, terkait cuaca di masa transisi ini, ini berlaku periode tiga hari ke depan,” kata Dedi. (bens – sisisduni.com)