Home » News » Pacar Syahrini KW Minta Ahok Tunjukkan Sikap Yang Baik

Pacar Syahrini KW Minta Ahok Tunjukkan Sikap Yang Baik



Jakarta – Pada pemilihan gubernur DKI Jakarta tahun 2017 akan diikuti 3 (tiga) pasangan, yakni Agus Harimurti Yudhoyono-Silviana Murni, Anies Baswedan-Sandiaga Uno dan Ahok-Djarot begitu menjadi sorotan seluruh masyarakat Indonesia dari semua kalangan. Wasekjen DPP Partai Amanat Nasional (PAN), yakni Lucky Hakim pun turut mengomentari pesta demokrasi warga DKI Jakarta yang akan berlangsung 15 Februari 2017 mendatang.

Pacar Syahrini KW Minta Ahok Tunjukkan Sikap Yang Baik

Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PAN ini meluapkan rasa kecewanya yang begitu dalam terhadap calon gubernur petahana yaitu Ahok. Lucky sangat menyayangkan statement dan gaya komunikasi Ahok yang dinilainya tidak patut dicontoh.

“Pak Ahok itu kan kepala daerah yang sementara masih menjabat, sebagai orang nomor 1 (satu) saat ini di Jakarta tentu diharapkan menunjukkan sikap yang baik sebagai sorotan masyarakat.” ujar Lucky saat dihubungi lewat sambungan telepon, Jumat (7/10).

Hal tersebut disampaikan Lucky lantaran kalimat Ahok yang ramai jadi bahan perbincangan setelah Ia dituding melakukan penistaan terhadap AlQuran. Tidak hanya itu, Lucky juga mengomentari statement Ahok yang pernah menyampaikan bahwa ajaran Kristen adalah ajaran konyol pada tahun lalu.

“Waktu itu dia (Ahok) bilang ajaran Kristen konyol, sekarang Surat Al-Maidah ayat 51 dianggap senjata politik yang menyerang dia. Ini kan bisa mengancam perdamaian di Jakarta antar sesama umat beragama. Saya punya kawan yang non-muslim baik itu Katolik, Protestan, hindu maupun Budha, pada hakekatnya semua agama mengajarkan budi pekerti yang baik terutama dalam berucap dan bersikap. Namun statement Ahok justru berpotensi melahirkan peta konflik yang beraroma agama. Ini sungguh berbahaya jika terus dibiarkan terjadi ke depannya,” jelas Lucky.

Lucky Hakim mengharapkan agar jangan ada pihak yang terpancing emosi atas statement Ahok. “Kita semua saling menghargai satu sama lain. Jadi jangan sampai terpancing emosi hanya karena statement tak elok dari satu orang. Silahkan laporkan pelanggaran yang dilakukan melalui hukum, tapi perdamaian antar sesama umat beragama harus tetap terjaga di Jakarta,” pungkas Lucky. (bens – sisidunia.com)