Home » News » Tamparan Keras Untuk Pendukung Ahok Yang Plesetkan Nama Baswedan

Tamparan Keras Untuk Pendukung Ahok Yang Plesetkan Nama Baswedan



Jakarta – Sahabat Anies Baswedan yang bernama Geisz Chalifah menuliskan artikel berjudul “Hormati Fam Baswedan’ setelah muncul penghinaan dari pendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Tulisan tersebut muncul akibat ulah dari salah satu pendukung Ahok yang menghina marga Baswedan dengan Wiz Edan. Berikut cuplikan tulisannya :

Tamparan Keras Untuk Pendukung Ahok Yang Plesetkan Nama Baswedan

“Hormati Fam Baswedan. Berbeda pilihan boleh dan sah, tapi kalau menista leluhur itu tindakan tak terpuji. Itu yang saya baca dalam tulisan Omro L Toruan. Anda memelesetkan nama keluarga Baswedan menjadi Wiz Edan. Jika Anda ingin mengkritik Anies, silakan. Mau memaki dia pun silakan. Anies tak keberatan, jika memang itu membuat Anda puas. Tapi kalau Anda sudah memelesetkan nama keluarga, anda sudah keterlaluan. Ini bukan marah, melainkan sangat disayangkan. Yang juga disayangkan, banyak sekali orang yang meneruskan tulisan Anda itu sebenarnya berpendidikan. Sekolah mereka tinggi. Sayang sekali. Apakah demi ingin memenangkan Pak Basuki menjadi gubernur lagi Anda tidak lagi terikat dengan sopan santun? Apakah keluarga Baswedan pernah merugikan anda secara pribadi? Jika iya, tolong japri saya, apa masalahnya. Saya akan cari jalan keluarnya. Keluarga Baswedan ini tak memiliki banyak harta. Yang mereka miliki adalah nama baik. Jika satu-satunya nama baik ini juga dinista, sungguh, anda sudah keterlaluan,” tulisnya.

Geiz juga menambahkan tulisan bagaimana nama Baswedan itu sungguh dihormati dikalangan masyarakat khususnya yang berada di kampung-kampung Arab seperti kampung Sunan Ampel Surabaya, kampung Arab di Yogyakarta, Solo dan Semarang. Arti nama Baswedan itu sendiri adalah seorang pejuang yang mau berkorban untuk perubahan yang lebih baik dalam hal sosial dan agama. Tak hanya itu, Geiz juga meluruskan maksud dari perkataan Anies mengenai program yang akan dilakukan ketika terpilih menjadi Wakil Gubernur DKI 2017 sebagai penutupnya. Berikut ini penutup tulisannya :

“Baca lagi pernyataan Anies. Dia menyatakan bahwa pembangunan di Jakarta ini adalah kesinambungan dari pemerintahan sebelumnya. Karena itu jika dia terpilih, dia akan meneruskan program baik gubernur sebelumnya. Dan memang benar, proyek pembersihan kali adalah terusan dari program gubernur sebelumnya. Anda cek kebenarannya. Anda mengambil kesimpulan sebelum melakukan membaca dengan cermat pernyataan tersebut. Ada pun jalan yang sekarang ini Anies sedang langkahi, itu sepenuhnya menjadi pilihan Anies. Dan sampai sekarang, Anies sudah terbukti bisa menjaga nama baik keluarganya, dengan tidak pernah berbuat jahat atau mengambil uang negara sepeser pun. Kami percaya, Anies bisa menjaga nama baik keluarga ini. Keluarga Baswedan ini memang tak memiliki harta banyak. Mereka hanya memiliki nama baik. Dan sekarang, demi ingin menjatuhkan Anies yang menjadi lawan politik pilihan Anda, yaitu Pak Basuki, anda ingin merusak nama baik itu. Saran saya, tolong anda koreksi tulisan anda. Keluarga Baswedan sudah memaafkan perilaku anda yang ini. Tolong hormati nama baik keluarga ini. Baswedan adalah nama yang dihormati oleh kita bangsa indonesia untuk seorang yang telah mempertaruhkan nyawa demi kemerdekaan republik Indonesia. Sudah sepantasnya nama baik ini juga dijaga dengan baik. Terima kasih,” tutupnya.
(Muspri-sisidunia.com)