sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » Techno » Cyber Media Masa Depan Pers

Cyber Media Masa Depan Pers



Jakarta – Zaman modernisasi saat ini kebutuhan masyarakat akan informasi yang cepat, akurat dan praktis adalah sesuatu yang sulit dielakkan. Media onlie via internet atau cyber media menjadi sarana masyarakat untuk mengakses informasi yang dibutuhkan.

Cyber Media Masa Depan Pers

Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon, mengakui bahwa masa depan jurnalisme ada dalam teknologi online. Terlebih lagi saat ini akses informasi ada dalam genggaman tangan. Tidak bisa dipungkiri, setiap kali ada waktu luang hampir semua orang menyempatkan diri untuk melakukan aktivitas online.

“Menunjukkan masa depan pers kita ada di teknologi online, internet dan sebagainya. Ini ditunjukkan karena setiap orang sudah punya gadget sendiri. Ini tantangan yang sangat besar untuk media cetak maupun media elektronik lain,” papar Fadli, Kamis (16/9) sore.

Pernyataan tersebut dia sampaikan saat kunjungan ke kantor redaksi salah satu media swasta di Tebet Jakarta Selatan. Kedatangan Fadli sebagi bagian dari silaturahmi diskusi, untuk membicarakan berbagai persoalan dan masalah sekaligus bertukar pikiran.

Menurutnya, media online bermanfaat dan penting karena informasi yang disampaikannya cepat, instan dan real time. Tidak harus menunggu seperti dahulu, koran cetak harus menunggu keesokan harinya.

“Kalau sekarang mungkin hanya beberapa menit kita sudah bisa membaca beritanya. Sehingga akses kepada informasi menjadi sangat unlimited,” papar Fadli.

Ia juga mengatakan bahwa saat ini masyarakat bisa bebas memilih media mana yang akan dibaca. Fadli beranggapan masyarakat sudah memiliki preferensi tersendiri, banyaknya media-media informasi menjadikan sumber rujukan masyarakattidak monoton dan kaku, akses informasi menjadi dinamis.

“Itu kan semua tergantung pilihan, masyarakat bebas memilih media mana yang mau dibaca. Media online seperti merdeka.com, sisidunia.com, detik.com, kompas.com, dan lain-lain itu adakah pilihan terhadap berita yang ada. Pilihan-pilihan ini sangat terbuka luas, artinya aksesnya menjadi sangat tidak terbatas,” jelasnya.
(Muspri-sisidunia.com)