sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Pakar Hukum Cermati Penipuan Berkedok Agama Yang Semakin Menjamur

Pakar Hukum Cermati Penipuan Berkedok Agama Yang Semakin Menjamur



Jakarta – Pakar Hukum Pidana Universitas Parahyangan, Bandung Agustinus Pohan harapannya untuk penipuan berkedok agama atau spiritual agar ditindak secara serius. Karena, penipuan mudah menarik simpati masyarakat sehingga korbannya bisa mengalami kerugian materil yang cukup besar.

Pakar Hukum Cermati Penipuan Berkedok Agama Yang Semakin Menjamur

“Perlu dipikirkan secara serius agar kejadian-kejadian seperti ini tidak mudah terjadi di masyarakat dengan memberikan hukuman yang berat kepada pelaku,” ujar Agustinus saat dihubungi, Sabtu (1/10).

Agustinus juga mengharapkan pidana yang dikenakan tidak hanya penipuan saja. Pasalnya, jika pidananya hanya penipuan maka hukumannya sangat ringan dan tidak menimbulkan efek jera.

“Jika korbannya masif dengan kerugian miliaran rupiah, tidak mungkin pelaku hanya dijerat pidana penipuan karena hukumannya bisa hanya 4 tahun penjara. Makanya, saya anjurkan pelaku harus dijerat pidana pencucian uang. Itu hukumannya bisa 15 tahun,” ungkap dia.

Ia mengatakan, dalam kasus seperti ini, pada dasarnya korban-korbannya menyangkut masyarakat tertentu dengan motif ekonomi dan kesuksesan karir. Pada umumnya, mereka mengalami frustrasi dalam menghadapi berbagai persoalan-persoalan hidup.

“Inilah yang dimanfaatkan oleh oknum-oknum tertentu dengan kemasan-kemasan tertentu yang umumnya menggunakan agama atau spiritual,” jelasnya dia. (bens – sisidunia.com)