Home » News » Buruh Berdemo Menuntut Upah Dinaikkan Rp 650 Ribu

Buruh Berdemo Menuntut Upah Dinaikkan Rp 650 Ribu



Jakarta – Ribuan buruh dari berbagai organisasi melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung Balai Kota DKI Jakarta di Jalan Medan Merdeka Selatan Jakarta Pusat, Kamis (29/9/2016).

Buruh Berdemo Menuntut Upah Dinaikkan Rp 650 Ribu

Berdasarkan pantauan, massa mulai berdatangan sekitar pukul 10.00 WIB menggunakan sepeda motor. Kemudian, ada pula mobil pick-up yang digunakan untuk mengangkut pengeras suara.

Beberapa organisasi buruh yang ikut dalam aksi unjuk rasa tersebut antara lain Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI).

Dalam aksinya, para buruh menuntut agar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menaikkan upah buruh yang ada di wilayah Jakarta dari yang sebelumnya sebesar Rp3.100.000, ditambah Rp650.000 menjadi sekitar Rp3.750.000.

“Hari ini, kita semua menuntut supaya upah di Jakarta dinaikkan sebesar Rp650.000. Upah kita di Jakarta lebih kecil dari pada upah di Bekasi dan Karawang,” kata salah satu orator di depan Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis.

Selain kenaikan upah untuk wilayah DKI Jakarta, Undang-Undang (UU) Amnesti Pajak ditolak buruh karena dinilai bersifat diskriminatif. Buruh menilai UU tersebut melanggar UUD 1945 Pasal 23A yang menyatakan pajak bersifat memaksa, bukan pengampunan.

Setelah menyampaikan seluruh aspirasi dan tuntutannya, massa buruh meninggalkan Balai Kota DKI Jakarta sekitar pukul 10.30 WIB, kemudian melanjutkan aksinya di depan Istana Kepresidenan Jakarta.

emacetan sempat terjadi di Jalan Medan Merdeka Selatan, tetapi petugas kepolisian yang bersiaga mengatur arus lalu lintas sekaligus mengawal jalannya unjuk rasa tersebut. (bens – sisidunia.com)