sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Pengurus Padepokan Dimas Kanjeng Melapor Ke Mabes Polri Atas Penangkapan Mirip Teroris

Pengurus Padepokan Dimas Kanjeng Melapor Ke Mabes Polri Atas Penangkapan Mirip Teroris



Jakarta – Ketua Yayasan Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi, Marwah Daud Ibrahim, melayangkan surat kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian terkait proses penangkapan Taat Pribadi pada 22 September 2016 di Probolinggo, Jawa Timur.

Pengurus Padepokan Dimas Kanjeng Melapor Ke Mabes Polri Atas Penangkapan Mirip Teroris

“Kasus penangkapan Bapak Dimas Kanjeng Taat Pribadi yang dituduh melakukan pembunuhan dan itu kami nyatakan sedang diproses tapi penangkapannya terlalu dramatis seolah-olah ada suatu luar biasa,” kata Marwah di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (27/9/2016).

Selain itu, Marwah juga meminta Kapolri melalui Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri untuk menelusuri tindakan Polda Jatim yang terlalu berlebihan tersebut.

Meskipun begitu, dia juga mengakui bahwa Taat Pribadi sempat mangkir dari panggilan penyidik kepolisian terkait kasus pembunuhan, namun statusnya saat itu masih menjadi saksi bukan tersangka.

“Surat (panggilan) yang dikirim masih saksi. Propam kita harapkan (telusuri) pelanggaran di sana,” kata Marwah.

Untuk diketahui, Taat Pribadi telah ditangkap oleh anggota kepolisan Polda Jawa Timur dan Polres Probolinggo karena diduga terlibat dalam kasus pembunuhan dua anak buahnya, yaitu Ismail dan Abdul Ghani.

Karena rumah Taat sangat luas dan ditakutkan para pengikutnya melakukan perlawanan, maka jajaran kepolisian menurunkan ribuan aparat untuk mengamankan penangkapan orang yang disebut bisa menggandakan uang itu. (bens – sisidunia.com)