Home » News » Pengakuan Gennifer, ‘Selingkuhan’ Clinton Selama 12 Tahun

Pengakuan Gennifer, ‘Selingkuhan’ Clinton Selama 12 Tahun



Washigton DC – Gennifer Flowers, yang pernah jadi model seksi di majalah Penthouse–mengaku pernah 12 tahun jadi kekasih rahasia Bill Clinton.

Pengakuan Gennifer, 'Selingkuhan' Clinton Selama 12 Tahun

Pada 23 Januari 1992, tabloid The Star mengungkap Gennifer sebagai “simpanan” Clinton.

Kala itu, pemberitaan tersebut nyaris menenggelamkan kampanye kepresidenan Bill. Namun, beberapa hari kemudian, Hillary langsung tampil, memainkan peran sebagai istri yang mendukung suaminya dalam sebuah wawancara di program 60 Minutes, ketika Bill membantah kabar perselingkuhannya.

Namun, enam tahun kemudian, Bill Clinton mengaku pernah berhubungan asmara dengan Gennifer Flowers pada 1970-an.

Kepada MailOnline, mantan model yang sempat jadi penyanyi dan pengasuh kolom tentang hubungan seksual di New Orleans, mengaku tak menyesali hubungannya.

Justru hubungannya itu yang membuka jalan menjadi model Penthouse dengan bayaran fantastis US$ 1 juta, penulis buku soal skandalnya, penyanyi kabaret berpakaian minim, dan lalu menjadi penasehat kolom.

Gennifer yakin benar, seandainya Hillary tak mengandung Chelsea, ia pasti masih bersama Bill.

“Bill dan aku pasti masih bersama saat ini, jika bukan demi politik. Saat itu hanya ada aku, Billy, dan Hillary, tapi kemudian muncul Chelsea,” kata dia seperti dimuat News.com.au pada 2013 lalu.

Gennifer menambahkan, jika perselingkuhannya dengan Clinton terjadi hari ini, bakal ada banyak bukti SMS dan e-mail. Untungnya ia punya bukti rekaman berupa percakapan telepon.

“Kalau saja aku tak memilikinya dan Monica tidak punya gaun biru itu, kami dianggap sebagai orang gila yang mengaku-ngaku.”

Apa pun, kala itu Gennifer mengaku akan memilih Hillary Clinton jika ia mencalonkan diri jadi Presiden 2016 mendatang. Meski ia menduga, Hillary masih mempertahankan keutuhan keluarga hanya demi karier politik. “Aku suka jika kita punya presiden perempuan. Dan Hillary adalah yang terdekat untuk mencapainya.”

Entah mengapa, belakangan ia merapat ke Donald Trump. (Muspri-sisidunia.com)