sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » Gaya Hidup » Pasangan Ideal Itu Anak Sulung dan Anak Bungsu. Benarkah ?

Pasangan Ideal Itu Anak Sulung dan Anak Bungsu. Benarkah ?



Surabaya – Seringkali kita mendengar bahwa anak bungsu dan anak sulung merupakan pasangan ideal. Sedangkan apabila anak sulung dengan anak sulung atau anak bungsu dengan anak bungsu itu bukan pasangan ideal karena lebih rawan pertengkaran.

Pasangan Ideal Itu Anak Sulung dan Anak Bungsu. Benarkah ?

Mengapa hal itu bisa terjadi ? Apakah benar anak bungsu dan anak sulung pasangan ideal ? Berikut ini adalah penjelasannya :

1. Anak Sulung Terbiasa Mengayomi
Sejak kecil, anak sulung sudah terbiasa untuk membantu orang tuanya dalam hal mengurus adik-adiknya. Biasanya anak sulung memiliki jiwa kepemimpinan daripada anak bungsu.

2. Anak Bungsu Cenderung Manja dan Biasa Diayomi
Sebagai anak yang paling kecil dirumah, ia merasa lebih diperhatikan oleh lingkungan sekitarnya baik itu perhatian dari orang tua maupun dari kakaknya.

3. Keduanya Saling Melengkapi
Karakter anak sulung yang memiliki jiwa pemimpin dipasangkan dengan anak bungsu yang berkarakter manja dapat menghindari frekuensi terjadinya pertengkaran.

4. Anak Sulung Bertanggung Jawab dan Mandiri
Selain berjiwa pemimpin, anak sulung lebih bertanggung jawab dan mandiri. Hal tersebut dapat terjadi karena sudah terbiasa sejak kecil untuk bertanggung jawab dalam hal mengurus adiknya serta menemukan sendiri solusi atas masalah yang sedang dihadapinya.

5. Anak Bungsu Masih Suka Bergantung
Karena terbiasa manja dan diayomi sejak kecil oleh orang tua dan kakaknya, anak bungsu biasanya jadi kurang mandiri. Hal utu dapat terjadi karena disampingnya selalu ada kakaknya yang bersedia membantunya setiap saat.

Itulah beberapa penjelasan singkat tentang pasangan ideal anak sulung dan anak bungsu. Walaupun sepertinya terlihat saling melengkapi, namun terkadang masih muncul juga pertengkaran kecil antara pasangan tersebut. Semuanya tergantung pada sikap kita bagaimana menyikapi pertengkaran yang ada. Semoga bermanfaat (Muspri-sisidunia.com)