sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » Otomotif » Aksi Gadis Cantik Buka Baju Di Arena Pameran Mobil Dinilai Tak Pantas

Aksi Gadis Cantik Buka Baju Di Arena Pameran Mobil Dinilai Tak Pantas



Bali – Aksi tiga cewek buka baju sambil menari erotis ala lady car wash di depan umum dalam acara Jembrana Modification Car (JMC) Bali Modify 2016 berbuntut panjang.

Aksi Gadis Cantik Buka Baju Di Arena Pameran Mobil Dinilai Tak Pantas

Penyidik Polres Jembrana telah menyerahkan berkas kasus dugaan ponografi itu ke Kejari Negara. Pihak kejaksaan pun mulai mempelajari berkas dengan tersangka Komang ATJ (37), ketua panitia teknis Jembrana Modification Car (JMC) Bali Modify 2016.

Kasipidum Putu Agus Eka Sabana Putra menyampaikan, setelah berkas dari penyidik Polres Jembrana diterima pekan lalu, maka berkas itu langsung dipelajari.

Setelah dipelajari, lanjut Putu Agus, berkas yang disertai keterangan dua saksi ahli itu masih perlu dilengkapi.

“Meski demikian sejak kasus tarian lady car wash itu muncul kami mengikuti dan berkoordinasi secara intens dengan penyidik Polres Jembrana,” ujarnya.

Memang sempat terjadi perdebatan untuk menerapkan UU Pornografi itu untuk di Bali. Namun, dalam kasus ini menurut Sabana Putra, berbeda. Selain tempatnya salah, juga ada unsur tarian yang mengarah pornografi.

Ketua Panitia JMC menjadi tersangka karena berperan meminta tiga penari tersebut membuka baju mereka mengenakan pakaian dalam saja sehingga tarian mereka tidak senonoh.

Baju Kimono yang dipakai ketiga penari itu juga memang disediakan panitia teknis.

“Itu diakui oleh ketiga penari maupun panitia. Meski sudah mengarah, namun kami nyatakan sikap masih perlu dilengkapi lagi atau masih P-18,” ungkapnya.

Sebelumnya dari hasil penyidikan ketiga penari itu diminta untuk menari semi telanjang dengan imbalan Rp 1,2 juta dan transport Rp 300 ribu.

Polisi juga mengamankan barang bukti 3 pasang baju kimono, 3 pasang baju kaos warna merah, 3 pasang bikini warna hitam dan uang tunai senilai Rp 1,5 juta.

Rencananya setelah melakukan tarian lady car wash dengan hanya mengenakan celana dalam dan bra, ketiga penari itu juga melakukan tarian seksi dancer.

Tetapi karena lebih dulu dihentikan, maka seksi dancer tidak jadi dilaksanakan. Selain menyuruh ketiga lady car wash tersebut membuka pakaian dan menari erotis, pada acara yang diikuti oleh 42 peserta serta 100 orang pengunjung itu, ATJ, juga tidak mengantongi izin pertunjukan tersebut.

Atas perbuatanya itu ATJ dijerat pasal 36 yunto pasal 10 UU RI No 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dengan ancaman paling lama 10 tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp 5 miliar. (Hendy – sisidunia.com)