Home » News » 8 Orang Yang Hilang Akibat Banjir di Garut Masih Dalam Proses Pencarian

8 Orang Yang Hilang Akibat Banjir di Garut Masih Dalam Proses Pencarian



Garut – 7 Kecamatan di Kabupaten Garut, Jawa Barat, diterjang banjir bandang semalam, Selasa (20/9/2016) sejak pukul 22.00 WIB.

8 Orang Yang Hilang Akibat Banjir di Garut Masih Dalam Proses Pencarian

Tujuh kecamatan yang terkena adalah Kecamatan Bayongbong, Garut Kota, Banyu Resmi, Tarogong Kaler, Tarogong Kidul, Karang Pawitan dan Samarang.

Sampai sekarang pencarian dan penyelamatan korban banjir bandang di Kabupaten Garut Provinsi, Jawa Barat, masih terus dilakukan oleh Tim SAR gabungan.

Informasi ini disampaikan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, kepada wartawan.

Laporan resmi dari Posko Tanggap Darurat Banjir Bandang Garut menyebutkan bahwa 16 orang tewas dan 8 orang masih dalam pencarian. Sekitar 1.000 jiwa diungsikan ke Korem 062 Tarumanegara, Kodim 0611 Garut, dan beberapa pos pengungsian lain.

Tim SAR Gabungan dari Basarnas, BNPB, BPBD Garut, BPBD Jawa Barat, TNI, Polri, Dinas Pekerjaan Umum, Tagana, Senkom Polri, NGO dan relawan melakukan evakuasi korban. Posko darurat, dapur umum, dan posko kesehatan telah didirikan.

Sutopo menjelaskan bahwa dampak kerusakan rumah dan bangunan masih dalam pendataan. Banyak rumah rusak akibat terkena dampak longsor dan material banjir bandang.

Sementara itu, penanganan darurat longsor di Sumedang juga masih dilakukan. Longsor terjadi Dusun Ciherang, Dusun Ciguling, Dusun Singkup, Dusun Cimareme, Dusun Babakan Gunasari Desa Ciherang Kecamatan Sumedang Selatan Kabupaten Sumedang, kemarin malam sekitar pukul 22.00 WIB.

Longsor menyebabkan tiga orang tewas, dua orang luka dan satu orang masih dalam pencarian. Tiga unit rumah rusak, satu mushola hancur dan 200 rumah terdampak di Dusun Ciherang. Di Dusun Cimareme tercatata dua unit rumah tertimbun, dan di Dusun Babakan Gunasari terdapat 100 jiwa dievakuasi.
(Muspri-sisidunia.com)