sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Diminta Karisma Ke Jakarta, Risma : “Saya Harus Tanya Pada Tuhan”

Diminta Karisma Ke Jakarta, Risma : “Saya Harus Tanya Pada Tuhan”



Surabaya – Tri Rismaharini sampai saat ini belum menentukan sikap, mau atau tidak maju sebagai calon gubernur DKI Jakarta. Gerakan masyarakat yang menamakan diri Kami Mau Risma ke Jakarta (Karisma) terus mendesak Wali Kota Surabaya itu bersedia maju sebagai penantang Basuki Tjahaja Purnama.

Diminta Karisma Ke Jakarta, Risma : "Saya Harus Tanya Pada Tuhan"

Selama ini terkesan berat meninggalkan Surabaya, kini Risma mulai pasrah. “Kita serahkan semuanya pada Yang Maha Kuasa saja ya. Sikap saya tergantung pada Tuhan,” ujar Risma usai menemui para relawan Karisma yang datang dari Jakarta.

Risma mengaku tak pernah meminta dan berharap jabatan itu. Dia juga menekan sebenarnya masih berat meninggalkan Surabaya. Namun jika Tuhan sudah berkehendak, dia tak mampu membendungnya.

Risma menyebut banyak orang menginginkan jabatan Gubernur DKI Jakarta. Namun dia ingin memerangi hawa nafsu dan ambisinya.

“Jadi biar Tuhan saja yang menentukan. Saya harus tanya pada Tuhan, apakah yang bapak ibu tawarkan itu cobaan atau bukan buat saya,” ujar Wali Kota di Surabaya itu.

Risma tak ingin karena ambisinya menjadi pemimpin, warganya malah mendapati bencana dari Tuhan. Para relawan Karisma yang datang dari berbagai penjuru Jakarta, Risma banyak memaparkan keberhasilannya memimpin Surabaya.

Mulai dari keberhasilan menutup lokalisasi Dolly yang penuh tantangan, penanganan banjir hingga pemberdayaan masyarakat tak mampu dan terlantar. Bagi perempuan kelahiran Kediri itu, semua keberhasilan tersebut berkat campur tangan Tuhan. Hal itu bisa terjadi karena selama ini dia juga tidak ambisius menjadi wali kota.

“Waktu pemilihan pertama dan kedua dulu saya tidak pernah berambisi. Saya juga tidak punya uang, yang kampanye itu kebanyakan warga sendiri,” ujar perempuan yang pernah dinobatkan sebagai salah satu wali kota terbaik dunia itu.

Meskipun membenahi Jakarta tidak mudah, namun dengan pendapatan daerah yang besar dan kuasa Tuhan, Risma yakin persoalan di ibukota juga bisa diselesaikan. Risma mengaku tahu sejumlah persoalan di Jakarta. Sebab tak jarang ketika melakukan kunjungan kerja ke ibukota, dia melihat langsung masalah yang terjadi di sana.

Mendengarkan penjelasan Risma, para relawan Karisma makin kesengsem. Menurut mereka, figur seperti Risma lah yang dibutuhkan masyarakat Jakarta. “Kami berjanji kalau memang takdir membawa ibu ke Jakarta, kami akan mengawal kemenangan ibu secara sukarela,” ujar Ketua rombongan Karisma Yongky Jonata. Selain ke kantor wali kota, rombongan Karisma sebelumnya juga sempat mendatangi rumah Risma di kawasan Wiyung. (bens – sisidunia.com)