sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Gelandangan Mengidap HIV Ditangkap Satpol PP

Gelandangan Mengidap HIV Ditangkap Satpol PP



Solo – Petugas Linmas Kota Solo terpaksa mengamankan gelandangan berinisial SP, Satpol PP, saat tengah tertidur di pospol di kawasan Sriwedari, Jalan Slamet Riyadi, Solo, Jawa Tengah.

Gelandangan Mengidap HIV Ditangkap Satpol PP

Tak hanya itu, Pria kelahiran 1979 ini diamankan karena menggelandang diduga menderita penyakit mematikan berupa HIV/AIDS.

Saat diangkut kedalam truk Satpol PP, Sp terlihat lunglai tak berdaya karena tengah sakit. Ia diamankan setelah pihak Satpol menerima laporan adanya gelandangan yang diduga terkena penyakit mematikan itu.

Wisnu, salah satu petugas Satpol PP menjelaskan pihaknya menerima laporan dari masyrakat ada seorang gelandangan yang tengah tiduran karena menderita sakit.

“Atas laporan dari masyarakat kita amankan seorang gelandangan yang tidak memiliki identitas dan dalam kondisi sakit,” jelasnya Kamis (15/9/2016).

Wisnu juga menyampaikan dalam laporan, gelandangan ini diduga menderita HIV. Untuk memastikannya, gelandangan yang tak diketahui dari mana asalnya ini akan diperiksa lebih lanjut untuk memastikan kebenarannya. Karena bila benar gelandangan ini menderita HIV, maka terlalu berbahaya bila dibiarkan terus berkeliaran.

“Dulu juga ada seorang pengemis dan gelandangan yang memiliki ciri-ciri mengidap penyakit HIV,” terangnya.

Sementara itu pembina Forum Komunikasi Sriwedari (Foksri) Kusumo menyesalkan banyaknya pengemis dan gelandangan yang ada di sekitar kawasan Sriwedari. Apalagi, bila benar gelandangan yang diamankan Satpol PP kali ini benar-benar menderita virus HIV, ini mengindikasikan kinerja dinas terkait antara lain Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial di Kota Solo kurang maksimal.

“Bagaimana kinerja dinas Kesehatan dan dinas Sosial, kok sampai ada PGOT yang diduga penyakit serius,” lanjutnya. Sebab itulah tulah diperlukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk menertibkan para pengemis dan gelandangan. (bens – sisidunia.com)