Home » News » Polisi Gelar Pra-Rekonstruksi Kasus Perampokan Pondok Indah

Polisi Gelar Pra-Rekonstruksi Kasus Perampokan Pondok Indah



Jakarta – Polisi menangkap lima tersangka perampokan dan penyekapan di Jalan Bukit Hijau IX, Nomor 17, Pondok Indah, Jakarta Selatan. Perampokan di rumah mantan Vice President ExxonMobil itu menjadi perhatian publik karena penuh drama. Setelah semua tersangka berhasil ditangkap, polisi menggelar pra-rekonstruksi. Kegiatan ini dilakukan untuk memperkuat bukti di berita acara pemeriksaan (BAP).‎

Polisi Gelar Pra-Rekonstruksi Kasus Perampokan Pondok Indah

“Kelima tersangka akan dibawa ke TKP (lokasi kejadian), didampingi oleh penasihat hukumnya,” ujar Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Hendy F Kurniawan saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (13/9/2016).

Menurut Hendy, pra-rekonstruksi akan dilakukan secara menyeluruh, mulai perencanaan hingga eksekusi. Peragaan ini dimulai dari RS Qadr Karawaci, Tangerang tempat kelima pelaku merencanakan aksi perampokan.

“Rumah Sakit Qadr, Hotel Asri Ciputat, depan RS Pondok Indah dan rumah korban,” papar Hendy.

Aksi perampokan dan penyekapan di rumah mantan bos ExxonMobil, Asep Sulaiman pada Sabtu lalu memang menjadi perhatian publik karena penuh drama. Tersangka yang telah merangsek ke rumah korban sejak dini hari gagal melakukan aksinya karena terkepung massa dan petugas kepolisian.

Dalam kasus ini polisi berhasil menangkap kelima pelaku yakni, AJS (38), S (32), RHN alias H (36), SAS (52), dan S alias C (42) dalam waktu yang berbeda. Para pelaku dijerat Pasal 333 KUHP tentang Penyekapan, Pasal 35 jo 365 KUHP tentang Perampokan, Pasal 170 KUHP, Pasal 335 KUHP, dan Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang Kepemilikan Senjata Api.
(Legolas – sisidunia.com)