Home » News » Kebosanan Anak-anak Terhadap Kemacetan

Kebosanan Anak-anak Terhadap Kemacetan



Demak – Tak hanya para prngendara, anak-anak juga mengeluhkan kemacetan yan terjadi ruas jalan Semarang-Purwodadi. Selain rewel, mereka juga terlihat jenuh meski telah membawa berbagai permainan selama perjalanan.

Kebosanan Anak-anak Terhadap Kemacetan

“Sudah satu jam lebih di sini (Karangawen, Demak). Anak-anak ya pasti jenuh, karena macetnya lama sekali. Paling mainan lego sama gadget, tapi kan baterai dah mau habis karena dari tadi dipakai mainan,” ujar Siti Endah sambil menenangkan anak bungsunya yang mulai rewel, Sabtu (10/9/2016).

Dia menyampaikan, dalam perjalanan terdapat empat anaknya yang menemaninya. Ibu dua anak itu mengajak saudara bersama keluarganya untuk bersama mudik menggunakan mobil.

Pada awal berangkat, mereka tampak antusias akan merayakan Hari Raya Idul Kurban di kampung halaman bersama keluarga besarnya. Namun, semenjak terjebak macet, anak-anak itu mulai mengeluh.

“Lama sekali macetnya, dari tadi kok di sini saja. Capai, bosan, enggak bisa mainan lainnya. Ini hanya pakai handphone buat mainan dari tadi,” ujar Wisang, pelajar kelas IV SD.

Hal serupa juga disampaikan Maheswara dan anak lainnya, yang mulai bertingkah dengan berpindah-pindah jok. Tubuh kecilnya dengan lincah naik dari jok tengah untuk pindah ke belakang maupun depan, tempat ayahnya mengemudi.

“Semoga saja cepat lancar jalannya, biar segera sampai rumah mbah yi (nenek),” tukasnya sambil mencomot jajanan yang tersisa.

Sekadar diketahui, silaturahmi pada saat lebaran Idul Adha bersama keluarga besar mengakibatkan kemacetan lalu lintas. Selain itu, di jalur tersebut juga masih ada pembangunan jalan yang menunggu pengeringan.

“Petugas kami di lapangan melakukan rekayasa lalu lintas dengan sistem buka-tutup jalan, agar dua arah bisa berjalan meski bergantian. Sejak kemarin sore arus mudik sudah mulai terlihat hingga saat ini,” jelas Kabag Ops Polres Demak, Kompol Sutomo. (bens – sisidunia.com)