Home » News » Warga Jadi Galau, Puluhan Babi Mati Mendadak

Warga Jadi Galau, Puluhan Babi Mati Mendadak



Jayapura РTengah dilanda gundah, para Peternak Babi di Kampung Nafri, Distrik Abepura Kota Jayapura. Pasalnya, sekira 30 ekor lebih babi ternak milik warga di Kampung ini mati mendadak. Yakoba Awi menyebutkan, bahwa  kematian babi-babi itu belum diketahui penyebabnya.

Warga Jadi Galau, Puluhan Babi Mati Mendadak

“Kita tidak tahu apa penyakitnya, kalau kita lihat babinya sudah malas-malas tiba-tiba langsung mati mendadak,” katanya, Jumat (8/9/2016).

Sejak Agustus lalu kematian misterius babi-babi tersebut. Hingga kini, fenomena tersebut masih terus berlangsung. “Jika dihitung-hitung sudah sekitar 30 ekor lebih babi yang mati, itu dari beberapa peternak,” ucapnya.

Yakoba mengaku kini hanya menyisakan dua ekor saja, sebelumnya memiliki 15 ekor babi. “Sebelum mati badannya gemetar, buang-buang air seperti mencret kemudian tidur langsung mati. Saya punya ada 15 ekor, mati tinggal dua ekor saja,” katanya.

Sementara itu, Hana Merahabia warga lainnya menjelaskan, kejadian babi mati mendadak ini pertama kali terjadi di Kampung Nafri yang berada di dekat daerah Pantai. Kini, lanjut dia, kejadian itu pindah ke kampung yang agak jauh dari pantai, warga pun hingga kini tak tahu penyebab matinya babi tersebut.

“Banyak warga yang mengeluh karena ternak babinya mati mendadak, sudah hampir 20 ekor lebih babi yang mati mendadak,” ujarnya.

Ia menduga, kejadian ini merupakan fenomena musiman yang setiap tahun terjadi. Hampir setiap tahunnya pada bulan- bulan tertentu kejadian tersebut membuat babi-babi ternak mati tanpa suatu penyakit yang jelas .

“Tahun lalu juga terjadi seperti ini, mati mendadak dan sampai saat ini kita masih bingung penyebabnya,” katanya.

Atas kejadian itu, pihaknya meminta dinas terkait untuk membentuk tim dan memeriksa ternak-ternak mereka tersebut. “Kita minta Dinas Kesehatan hewan untuk cek ternak kami ini, jangan kasus mati banyak baru mereka tidak datang,” pungkasnya. (bens – sisidunia.com)