Home » News » KPK Geledah 4 Tempat Terkait OTT Bupati Banyuasin Sumatera Selatan

KPK Geledah 4 Tempat Terkait OTT Bupati Banyuasin Sumatera Selatan



Banyuasin – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah dua rumah dan dua kantor di Sumatera Selatan. Penggeledahan dilakukan terkait penyidikan kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa di Dinas Pendidikan dan dinas-dinas lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin.

KPK Geledah 4 Tempat Terkait OTT Bupati Banyuasin Sumatera Selatan

“Kasus Banyuasin, tim penyidik KPK geledah empat lokasi. Geledah belum ada hasil karena masih berlangsung,” ujar Priharsa di Kantor KPK, Jakarta, Rabu (7/9/2016).

Empat tempat yang diperiksa adalah rumah yang merangkap sebagai kantor milik Direktur CV Putra Pratama, Zulfikar Muhrrami di Jalan Tanjung Sari, kelurahan Bukit Kalidoni, Kota Palembang. Lalu, rumah dinas Bupati Yan Anton Ferdian di kompleks Pemkab Banyuasin Sekojo, Banyuasin.

Kemudian, kantor Bupati Banyuasin dan kantor Dinas Pendidikan Pemkab Banyuasin di kompleks kantor Pemkab Banyuasin Sekojo, Banyuasin. Sebelumnya, KPK menetapkan enam tersangka dalam operasi tangkap tangan (OTT), yaitu Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdinan, Direktur CV Putra Pratama Zulfikar Muhrrami, Kepala Sub Bagian Kepala Rumah Tangga Bagian Umum Sekretariat Daerah Banyuasin Rustami, Kepala Dinas Pendidikan Banyuasin Umar Usman, Kepala Seksi Pengembangan dan Pembangunan Disdik Banyuasin Sutaryo, dan swasta bernama Kirman.

Atas tindakanya, Zulfikar selaku penyuap disangka melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau Pasal 5 ayat 1 huruf b dan atau Pasal 13 Undang-Undang 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU 20 Tahun 2001 tentang Tipikor.