Home » News » Satu tewa, Penggerebekan Kampung Begal

Satu tewa, Penggerebekan Kampung Begal



BANDAR LAMPUNG – Baku tembak mewarnai penggerebekan komplotan begal dan curanmor di Lampung Timur. Polisi terpaksa menembak karena komplotan begal melawan saat ditangkap.

Satu tewa, Penggerebekan Kampung Begal

Satu orang pelaku tewas tertembus timah panas petugas, yakni Hamdan (30) dan tujuh orang lain ditangkap. Dari penggerebekan di tiga tempat berbeda di Desa Negeri Saka, Jabung, Lampung Timur.

Hamdan melepaskan tembakan ke arah polisi. Sehingga polisi pun terpaksa membalas untuk melumpuhkannya. Baku tembak itu terjadi berawal saat polisi berusaha masuk ke rumah Hamdan. Saat membuka pintu.

Namun, hingga berita ini dibuat, belum ada keterangan resmi dari kepolisian terkait penggerebekan yang dilakukan oleh tim gabungan Polda Lampung, Polresta Bandar Lampung, dan Polres Lampung Timur tersebut.

Berdasarkan dari informasi yang dikumpulukan Okezone, ketujuh pelaku yang ditangkap tersebut enam orang warga Desa Negara Batin, Lampung Timur yakni, Ahmad Basri (26), Ahmad Yusuf (29), Angga Saputra (21), Efendi Gunawan Alias Gun (24), Alpian (23), dan Dedi Kurniawan (25), dan satu orang warga Desa Jabung, Edi Antoni (23).

Barang bukti yang kini disimpan di Polresta Bandar Lampung yakni 10 unit motor antara lain, Honda Beat BE 4630 AR warna putih; Kawasaki KLX warna hijau; Honda Vario warna putih; Kawasaki Ninja BE 3625 CY; Honda Vario warna merah BE 4187 AA; Honda Beat warna putih; Honda Beat Pop warna putih BE 7104 CD; Honda Beat warna putih F 5287 IA; Suzuki Shogun warna hitam BE 8065 CB; dan Honda Beat warna hitam.

Para petugas juga menyita satu pucuk senjata api rakitan jenis revolver, tiga butir peluru beberapa bilah senjata tajam jenis golok dan pisau dan dua bual alat isap (bong). (bens – sisidunia.com)