Home » News » Orang Tua Pelaku Bom di Gereja Ucapkan Permintaan Maafnya

Orang Tua Pelaku Bom di Gereja Ucapkan Permintaan Maafnya



Medan – Beberapa hari yang lalu terjadi sebuah insiden percobaan bom bunuh diri yang dilakukan oleh seorang pemuda di Gereja Katolik Stasi Santo Yosep, Medan. Hal tersebut memang membuat panik orang yang ada di sekitar dan seluruh Indonesia. Pelaku tersebut diketahui adalah seorang pemuda yang masih berumur 18 tahun dan sempat diberitakan dirinya melakukan hal tersebut karena mendapatkan iming-iming sejumlah uang.

Orang Tua Pelaku Bom di Gereja Ucapkan Permintaan Maafnya

Sebagai orang tua siapa yang tega melihat anaknya melakukan hal tersebut yang merugikan banyak orang dan dirinya sendiri. Kejadian itu tentunya membuat orangtua IAH bersedih. Meski menganggap jika putranya hanya korban, mereka tetap menyesalkan tindakan yang dilakukan oleh IAH.

Baru-baru ini orangtua IAH mengungkap rasa bersalahnya pada warga Sumatera Utara dan pastor yang menjadi korban. Bahkan dalam video yang dirilis sang ibu tampak menangis saat berbicara di hadapan awak media.

Orangtua pelaku menjelaskan, IAH sempat pamit ke sebuah minimarket sebelum melakukan aksinya. Mereka sama sekali tak menyayangkan putranya nekat melakukan aksi teror bom itu.

Sementara itu, ayah IAH mengungkap jika putranya hanya korban. Pemuda 18 tahun itu akan dibela ayahnya sendiri yang bekerja sebagai pengacara dan juga 30 kuasa hukum lainnya.
(Legolas – sisidunia.com)