sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Benarkah Isu Korupsi Yang Membuat Elektabilitas Ahok Menurun ?

Benarkah Isu Korupsi Yang Membuat Elektabilitas Ahok Menurun ?



Jakarta – Elektabilitas Ahok terus menurun jelang Pilkada DKI Jakarta 2017. Penurunan elektabilitas calon petahana itu dipengaruhi oleh kinerja buruk dan isu Ahok korupsi.

Benarkah Isu Korupsi Yang Membuat Elektabilitas Ahok Menurun ?

“Kecenderungan penurunan ini paralel dengan angka ketidakpuasan masyarakat terhadap kinerja Ahok dalam persoalan pelayanan publik terutama persoalan kemacetan yang dianggap responden justru semakin meningkat,” ujar Direktur Lembaga Survey Politik Indonesia (LSPI), Julpan Haris, terkait survei yang dilakukan 22-28 Agustus lalu, dan dirilis pada Jumat (2/9/2016).

Julpan menjelaskan, survei ini menggunakan metode multistage random sampling dengan jumlah sampel 440 responden, dengan margin of error sebesar 4,8 persen pada tingat kepercayaan 95 persen. Penggalian data, dilakukan dengan wawancara tatap muka langsung oleh tim surveyor yang terlatih.

Pada simulasi empat nama calon Gubernur, Ahok dipilih oleh 35 persen, disusul Yusril Ihza Mahendra sebesar 30,4 persen, Tri Rismaharani 11,2 persen, dan Sandiaga Uno 5,8 persen. Sementara angka yang belum memutuskan sebesar 17,6 persen.

Pada survey LSPI sebelumnya dengan simulasi 4 nama, Ahok mendapatkan 36,2 persen, Yusril 28,6 persen, Risma 9,4 persen, dan Sandiaga Uno 3,1 persen.

“Demikian pula pada data top of mind, Ahok cenderung terus turun, sementara penantangnya cenderung naik,” demikian Julpan.
(Legolas – sisidunia.com)