Home » Hiburan » Rency Milano Menyebut Elma Theana Sebagai Korban Gatot Brajamusti

Rency Milano Menyebut Elma Theana Sebagai Korban Gatot Brajamusti



Jakarta โ€“ Kasus narkoba yang mengakibatkan tertangkapnya Gatot Brajamusti besama komplotannya di salah satu hotel di Mataram , Nusa Tenggara Barat, membuat lega sejumlah pihak yang merasa jadi korbannya.

Rency Milano Menyebut Elma Theana Sebagai Korban Gatot Brajamusti

Tak terkecuali artis senior Rency milano yang bersyukur atas penangkapan Gatot. Adik kandungnya, Elma Theana juga pernah menjadi salah atu korban tipu daya dari ketua umum Parfi tersebut. Hal itu diungkapkan Rency saat dihubungi oleh beberapa media, (1/9/2016).

“Alhamdulillah akhirnya kasus ini bisa dibongkar oleh pihak kepolisian. Dan saya berharap masalah ini secepatnya bisa kelar karena kasihan banyak yang merasa dibohongi oleh dia yang mengaku sebagai guru spiritual, padahal hal yang dilakukannya itu jauh banget dari norma agama,” ungkap Rency.

Selama bergabung dengan Gatot Brajamusti adik Rency merasakan keterpurukan. Bahkan, rumah tangga dan keuangan Elma hancur akibat bergabubg di padepokan yang dipimpin Gatot

“Selama gabung sama mereka (Gatot) rumah tangga Elma hancur. Dia bercerai dengan suaminya. Dan uangnya habis selama gabung di sana, bahkan Elma sempat menggadaikan rumahnya buat belanja keperluan padepokannya Gatot. Itu sampai kayak gitu, tapi saya bersyukurnya Elma bisa sadar dan keluar dari cengkraman dia, dan sekarang kedoknya bisa dibongkar polisi. Ini adalah doa saya selama ini dan alhamdulillah dikabulin sama Allah,” tambahnya.

Rency juga mengatakan beberapa artis dan wanita muda yang bergabung dalam padepokan Gatot adalah korban. Karena itu dia menghimbau semua yang bergabung di Padepokan Gatot Brajamusti bisa kembali ke jalan agama dan ke keluarganya.

“Buat saya, Reza Artamevia dan sejumlah wanita di sana adalah korban. Saya berharap mereka bisa sadar dan bisa kembali ke keuarga yang ditinggalkannya dan saya berharap agar mereka kembali ke jalan Allah. Dan buat para keluarga yang anggota keluarganya ikut padepokan mereka agar lebih intens menjaga keluarganya, agar enggak kembali gabung ke sana,” tutupnya. (bens โ€“ sisidunia.com)