sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Ikatan Dokter Hewan Antisipasi Antraks Jelang Idul Adha

Ikatan Dokter Hewan Antisipasi Antraks Jelang Idul Adha



Surabaya РSeluruh anggota dari Ikatan Dokter Hewan di seluruh Jatim akan memantau kesehatan hewan qurban. Saat ini, semua dokter hewan yang siap terjun mengecek kondisi hewan yang akan dijadikan qurban saat Idul Adha nanti.

Ikatan Dokter Hewan Antisipasi Antraks Jelang Idul Adha

“Kita ada sekitar 1.200 dokter¬†hewan di Jatim yang terdaftar. Mereka akan kita kerahkan ke seluruh pelosok Jatim untuk memastikan kesehatan hewan qurban. Sapi dan¬†kambing¬†yang dijual bebas harus ada dokumen sehatnya,” kata Kepala¬†Dinas Peternakan Jatim, Syamsul Arifin, Kamis (1/9/2016).

Tak hanyak mengerahkan seluruh dokter hewan yang tersebar di seluruh wilayah Jatim, Dinas Perternakan juga memnyebar edaran ke 38 kota Jatim. Setiap daerah harus memiliki tim khusus kesehatan hewan qurban.

“Kami juga memberi perhatian lebih untuk kota-kota besar seperti Surabaya. Di kota ini ada sekitar 50¬†dokter¬†hewan. Mereka akan diterjunkan untuk mengantisipasi hewan qurban yang terindikasi antraks atau lainnya. Untuk kewaspadaan saja,” kata Syamsul.

Jatim paling mewaspadai adanya hewan-hewan yang terkena penyakit melekat pada hewan, seperti antraks. Para dokter akan turun menyisir setiap hewan qurban.

Saat ini , populasi hewan qurban di Jatim mencapai jutaan. Dari tahun ke tahun jumlah mereka makin meningkat. Pada 2015, populasinya mencapai 4,2 juta ekor sapi. Tahun diperkirakan meningkat menjadi 4,5 juta ekor sapi. Untuk kambing dari tahun lalu 4,4 juta ekor naik menjadi 4,6 juta ekor tahun ini.

Diperkirakan tahun ini, permintaan hewan qurban meningkat sampai 7 persen.hingga saat ini, sapi yang keluar Jatim mencapai 310.000 ekor. Sedangkan untuk kosumsi mencapai 300.000 ekor. Dan untuk qurban diperkirakan mencapai 130.000 ekor. (bens ‚Äď sisidunia.com)