sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Ahok Tak Masalah Meski Ratna Sarumpaet Menentang Penertiban

Ahok Tak Masalah Meski Ratna Sarumpaet Menentang Penertiban



Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau
sering disebut Ahok hanya tertawa kecil saat mendengar
kabar hadirnya seorang aktivis Ratna Sarumpaet dan anggota
DPRD DKI Jakarta, Syarif, dilokasi penertiban permukiman
di Rajawati, Jakarta Selatan, pada kamis (1/9/20116) pagi.

Ahok Tak Masalah Meski Ratna Sarumpaet Menentang Penertiban

Ahok mengatakan bahwa kedua orang tersebut sering hadir
membela warga yang sedang ditertibkan oleh pegutas
penertiban.

“Bu Ratna mana ada enggak (datang di penertiban), (dia)
ada di mana-mana kok. Kayak Syarif juga gitu kan. Ya
sudahlah,” kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis
(1/9/2016).

Pagi ini, Ratna dengan suara lantag meminta petugas agar
tidak melakukan penertiban. Ratnameminta pegutas untuk
menunjukan surat tugas mereka.

Ratna berorasi agar para petugas penertiban mengikuti
prosedur dalam upaya penertiban. Misal, memberikan surat
peringatan (SP) 1, 2, dan SP 3 kepada para warga.

Ahok menyerahkan jalannya penertiban Rawajati kepada wali
Kota Jakarta Selatan, Tri Kurniadi. dia ingin menguji Tri
dalam hal penertiban permukiman liar.

Ahok juga mengartakan Pemprov DKI sudah memberikan tempat
baru bagu warga Rawajati, yaitu di Rusun Marunda.

Tidak hanya itu, warga Rawajati yang meliki usaha juga
sudah ditawarkan untuk berjualan di pasar milik PD Pasar
Jaya.

“Kalau kamu dagang, otomatis (dapat kios). Sama juga kayak
waktu kamu mau dagang, mau digeser ke rusun, kamu langsung
dapat kios,” kata Ahok.

Warga mencoba menghadang petugas dalam penertiban pagi ini. Penertiban sempat ricuh, beberapa petugas dan warga mengalami luka-luka akibat kericuhan tersebut.

Meski demikian, situasi dapat terkendali normal. Para petugas membantu warga yg bertahan didalam rumah dan melakukan pembongkaran menggunakan alat berat. (bens – sisidunia.com)