sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » Hiburan » Gatot Brajamusti Sempat Tak Percaya Saat Dirinya Digerebek Petugas

Gatot Brajamusti Sempat Tak Percaya Saat Dirinya Digerebek Petugas



Jakarta – Penangkapan Aa Gatot Brajamusti terkait kepemilikan narkoba dan senjata api mengejutkan banyak pihak. Maklum sehari sebelumnya, Aa Gatot baru saja terpilih sebagai Ketua PARFI untuk kedua kalinya. Namun banyak yang percaya kalau penangkapan ini adalah kesalahan, seperti yang diutarakan oleh Ozzy SS; bagian infokom PARFI periode sebelumnya.

Gatot Brajamusti Sempat Tak Percaya Saat Dirinya Digerebek Petugas

Aa Gatot ditangkap setelah terjadi penggerebekan di kamar sebuah hotel di Mataram, NTB, Minggu malam (28/8). Ozzy sempat menyangka kalau itu adalah bagian dari surprise party untuk Aa Gatot yang sedang berulang tahun.

“Pas digerebek polisi banyak, ada yang bawa laras panjang, saya pikir ini surprise buat Aa yang ulang tahun juga jam 12. Saya mikir surprise, pas saya masuk kamar beliau udah banyak polisi, saya bingung ada apa ini. Kasat Reserse Polres Lombok di situ. Kedapatan barang itu yang nggak banyak ya. Tapi saya lihat seolah-olah di sini diperlakukan seperti gembong narkoba, gembong teroris, padahal didapatnya nggak seberapa,” kata Ozzy via telepon, Selasa (30/8).

Ozzy juga tak setuju dengan status tersangka yang kini disandang oleh Aa. Menurutnya barang bukti seharusnya diproses tiga kali dua puluh empat jam, tapi pihak pusat sudah bilang Aa sebagai tersangka yang bagi Ozzy bertolak belakang dan nggak matching. Ia menilai ada tanda tanya besar.

“Aa udah dites urine di hotel pas penggerebekan dan ke departemen kesehatan dan sampai detik ini belum ada pernyataan Aa positif atau tidak dan polres juga belum menyatakan itu. Polres belum memutuskan. Ini confused,” ujar Ozzy.

Ozzy lalu menjelaskan belum pasti juga kalau barak buti yang ditemukan di saku Aa memang benar sabu-sabu. Ia lalu mengaitkan kejadian ini dengan proses pemilihan ketua PARFI yang selalu penuh polemik.

“Kalau flashback ke belakang, pemilihan ketua PARFI ini selalu heboh kayal tahun lalu ada proses hukum pidana dan perdata Aa Gatot dilaporkan, tapi tidak terbukti. Jadi targetnya nih apapun caranya ketua umum PARFI bukan Aa Gatot,” pungkasnya. (Hendy – sisidunia.com)