sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Ahok Tak Mau Ada Penyelewengan Tilang Ganjil Genap

Ahok Tak Mau Ada Penyelewengan Tilang Ganjil Genap



Jakarta – Sistem ganjil genap untuk kendaraan di Ibu Kota Jakarta telah diberlakukan secara resmi. Sehingga bagi pelanggar aturan tersebut, mereka akan dikenai sanksi atau ditilang. Tentang bentuk penilangan tersebut Ahok menyebutkan bahwa dirinya tidak mau adanya penyelewengan dana tilang sistem ganjil genap tersebut.

Ahok Tak Mau Ada Penyelewengan Tilang Ganjil Genap

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengimbau petugas kepolisian untuk memberikan slip tilang berwarna biru kepada pengendara yang melanggar aturan pembatasan kendaraan sistem ganjil genap. Menurut Ahok, dengan pemberian slip tilang biru, berarti pelanggar secara nyata, mengakui telah melakukan pelanggaran. Dan, denda tilang bisa langsung dibayarkan di bank.

“Saya bilang enggak usah tilang merah karena kalau tilang merah kan mesti ke pengadilan,” ujar Ahok di Balai Kota DKI, Selasa, (30/8/2016).

Ahok mengatakan, selain meringkas prosedur penegakan hukum, pemberian slip tilang biru menghindari penyelewengan dalam penerapan aturan. Bank menerima nomor seri pelanggaran yang dikirim petugas. Denda hanya dinyatakan lunas dibayar jika bank telah menerimanya.

“Langsung nyetor dia (pelanggar). Kan ada bukti tilangnya, dikeluarin buku kan ada nomor seri (penilangan),” ujar Ahok.

Denda bagi pelanggar aturan sebesar Rp500 ribu, jumlah denda itu sudah sesuai dengan Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Nomor 164 Tahun 2016.
(Legolas – sisidunia.com)