sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Bom Bunuh Diri di Gereja Santo Josef Terkait ISIS ?

Bom Bunuh Diri di Gereja Santo Josef Terkait ISIS ?



Medan – Baru-baru ini telah terjadi aksi teror bom di salah satu Gereja di Medan. Memang belum adanya pernyataan resmi dari kepolisian terkait aksi teror tersebut. Namun upaya percobaan bom bunuh diri di Gereja Katolik Stasi Santo Yosep di Jalan Dr. Mansyur, Medan, banyak yang mengaitkan dengan gerakan Negara Islam Syiriah-Irak (ISIS).

Bom Bunuh Diri di Gereja Santo Josef Terkait ISIS ?

Hal tersebut terjadi karena ditemukan secarik kertas berlafas kalimat syahadat yang diklaim sebagai simbol perjuangan gerakan ISIS dari saku celana pelaku, Ivan Armadi Hasugian. Seperti dikutip dari MedanBagus.Com, Minggu (28/8/2016) lalu, Ivan Armadi Hasugian merupakan pemuda kelahiran Medan 22 Oktober 1998. Ia ternyata masih belum genap berumur 18 tahun.

Sang pelaku diketahui adalah seorang pelajar. Ivan merupakan warga Jalan Setia Budi, Gang Sehati no 26, Tanjung Sari, Medan Selayang. Ivan hingga kini masih terus diinterogasi kepolisian. Selain Simbol ISIS, polisi juga menyita sepeda motor pelaku dan sebilah pisau dapur.

(bimbim)