Home » News » Ratna Sarumpaet dan Warga Rawajati Tolak Penggusuran

Ratna Sarumpaet dan Warga Rawajati Tolak Penggusuran



Jakarta – Sejumlah warga Rawajati, Jakarta Selatan, Kamis (25/8/2016), menyuarakan penolakan untuk direlokasi ke rusun Marunda, Jakarta Utara.

Ratna Sarumpaet dan Warga Rawajati Tolak PenggusuranRatna Sarumpaet dan Warga Rawajati Tolak Penggusuran

Dalam deklarasi penolakan itu, warga dan Ratna Sarumpaet, yang getol mengecam kebijakan relokasi warga oleh Pemprov DKI Jakarta, mempertanyakan peruntukan Apartemen Kalibata City yang letaknya bersebelah dengan permukiman mereka.

“Saya dan warga minta DPRD, dihentikan dulu deh dongeng-dongeng rusunawa, dongeng bahwa ini memanusiakan. Ini aja Kalcit (Kalibata City), rusunami, sekarang disewa-sewakan tanpa ada surat-surat,” kata Ratna di Jalan Rawajati Barat.

Kalibata City yang disubsidi pemerintah disebut telah menjadi tempat komersial dan dihuni warga berpenghasilan tinggi. Warga mengeluhkan mengapa mereka harus dipindah ke Rusun Marunda yang jauh di Jakarta Utara.

“Kami nggak ditawarin di sini!” sahut warga.

“Artinya kalau pemerintah mau mengajak rakyat teratur, mereka teratur dong, mereka sendiri nggak teratur, ini apa maksudnya sekarang jadi komersial,” kata Ratna.

Ratna menyebut rusunawa yang disediakan Pemprov DKI Jakarta untuk relokasi warga hanyalah iming-iming yang diheboh-hebohkan. Ia percaya warga kesulitan hidup di rusun.

“Kalau buat saya ini alat penipuan,” kata Ratna.
(Legolas – sisidunia.com)