Home » News » Masyarakat Diminta Jeli Sebelum Membeli Hewan Kurban

Masyarakat Diminta Jeli Sebelum Membeli Hewan Kurban



Yogyakarta – Hari raya Idul Kurban sebentar lagi akan dilaksanakan tepat pada 12 September 2016. Dengan adanya Hari Raya Idul Kurban banyak orang yang memanfaatkan momen tersebut untuk berjualan hewan kurban berupa sapi dan juga kambing.

Masyarakat Diminta Jeli Sebelum Membeli Hewan Kurban

Pemkot Yogyakarta mengimbau masyarakat agar teliti dalam memilih hewan kurban. Pasalnya beberapa daerah di Jawa Tengah diindikasikan endemis penyakit antraks. Daerah ini adalah Boyolali dan Sragen.

“Masyarakat agar hati-hati. Lihat surat pemeriksaan dari mana hewan berasal,” kata Kabid Pengawasan Mutu dan Kesehatan Hewan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Pertanian (Disperindagkoptan) Kota Yogyakarta, Endang Viniarti, Rabu (24/8/2016).

Menurut Endang, selama ini setiap hewan yang di bawa ke Yogyakarta selalu disertai surat pemeriksaan dari daerah setempat. Namun menurutnya, sejak beberapa tahun terakhir, pengiriman hewan kurban ke Yogyakarta banyak dari dalam DI Yogyakkarta sendiri untuk sapi. Sementara untuk kambing berasal dari Magelang, Ambarawa, Wonosobo dana Temanggung serta Purworejo. “Meski begitu kita tetap waspada,” katanya.

Hewan yang terjangkit antraks biasanya memiliki ciri tertentu yaitu tidak nafsu makan, demam tinggi dan mengeluarkan lendir kehiitaman dari lobang-lobang alaminyya. “Jika ditemui hewan dengan ciri seperti ini segera hubungi kami,” katanya.