sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Bareskrim Polri Ungkap Sindikat Peredaran Narkoba Beromset Milyaran Rupiah

Bareskrim Polri Ungkap Sindikat Peredaran Narkoba Beromset Milyaran Rupiah



Jakarta – Direktorat Tindak Pidana Narkoba Badan Reserse Kriminal Polri mengungkap tiga sindikat perdagangan narkotik tingkat nasional dan internasional yang menjaring warga negara Indonesia dan warga negara asing. Dalam pengungkapan kali ini, polisi berhasil menyita barang bukti sebanyak 63,1 kilogram narkotik jenis sabu.

Bareskrim Polri Ungkap Sindikat Peredaran Narkoba Beromset Milyaran Rupiah

Pengungkapan kasus kali ini dipimpin langsung oleh Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Jenderal Tito Karnavian di Markas Besar Polri, Jakarta Selatan, Rabu (24/8/2016).

Tito mengatakan dalam pengungkapan kasus ini polisi menetapkan tujuh tersangka dari tiga jaringan, termasuk jaringan internasional yang melibatkan warga negara asing, Taiwan dan Kenya.

“Barang bukti sebagian besar sabu-sabu dengan modus yang berbeda. Ada yang memasukkan ke setrika, ada juga yang dimasukkan ke kapsul dan ditelan,” kata Tito dalam konferensi pers di hadapan awak media.

Tito pada kesempatan yang sama menyampaikan bakal mengevaluasi kinerja seluruh satuannya dalam pengungkapan kasus narkotik. Satuan Polri yang berhasil menunjukkan prestasi akan diberikan penghargaan.

“Saya instruksikan seluruh jajaran polisi melakukan langkah tegas pada pelaku narkotik. Kami akan berikan target dan mengevaluasi kepolisian daerah, kepolisian resort, dan kepolisian sektor,” kata dia.

Tito menjelaskan, evaluasi akan dilakukan berdasarkan pada kuantitas dan kualitas masing-masing satuan Polri dalam pengungkapan kasus narkotik. Satuan Polri yang wilayahnya rawan peredaran narkotik diharapkan dapat mengungkap kasus lebih efektif dan masif.

Tito pun mengingatkan seluruh pemimpin satuan Polri agar menjalankan instruksi dengan baik. Dia mengancam akan mencopot pemimpin satuan Polri yang mendapatkan hasil evaluasi buruk dalam pengungkapan kasus narkotik.

“Kalau tidak produktif ya diganti, kalau banyak pengungkapan kita kasih reward,” tutur Tito.