Home » News » Ruhut Sindir Politisi Demokrat Yang Tak Suka Dirinya Dukung KPK

Ruhut Sindir Politisi Demokrat Yang Tak Suka Dirinya Dukung KPK



Jakarta – Ruhut Sitompul baru-baru ini diberhentikan dari posisi juru bicara oleh partao Demokrat. Pencopotannya posisinya tersebut dinilai terkait sikap kerasnya di kasus Wakil Bendahara Umum PD Putu Sudiartana yang ditangkap KPK.

Ruhut Sindir Politisi Demokrat Yang Tak Suka Dirinya Dukung KPK

Putu memang tertangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan suap proyek jalan di Sumatera Barat. Dalam kasus tersebut, Ruhut bersuara keras terhadap Putu. Menurut Ruhut sendiri, ada yang tak senang dengan pernyataan kerasnya terhadap Putu.

“Si Putu tertangkap tangan, aku tetap merujuk pakta integritas. Aku bilang pecat! Kawan-kawan tersinggung. Dipimpin oleh Amir (Syamsuddin -red), dia mengumpulkan orang-orang gua (jubir-jubir PD -red). Lalu bikin pernyataan Putu itu bukan tertangkap tangan. Padahal tertangkap tangan, betul aku. Setelah bisa diuraikan KPK tangkap tangannya, kenapa mereka masih diam saja,” ujar Ruhut.

“Mulai mereka kompor-kompor Pak SBY, jangan Ruhut lah koordinatornya. Mereka lupa, aku ini Menkopolhukamnya partai. Aku kan ketua DPP bidang Polhukam. Nah, mereka ini nggak mau aku koordinator. Sekarang pertanyaanku, apakah kita masih partai yang katakan tidak pada korupsi,” ujar Ruhut.

“Ingat, Pak SBY, ingat. Mereka bilang aku terlalu mendukung KPK. Tapi kan KPK memang benar, harus didukung. Dengan pernyataan mereka menyatakan Putu bukan ditangkap tangan, orang bertanya, masih katakan tidak pada korupsi nggak? Oo rupanya katakan iya,” imbuh anggota Komisi III DPR ini.

(bimbim)