sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Mahasiswi Cantik Asal Tomohon Manfaatkan Ilmu Gendam Untuk Bobol Minimarket

Mahasiswi Cantik Asal Tomohon Manfaatkan Ilmu Gendam Untuk Bobol Minimarket



Tomohon – Salah seeorang warga Kelurahan Woloan, Kecamatan Tomohon Barat, Kota Tomohon, saat ini ditahan Polsek Mapanget. Mahasiswi cantik berusia 23 bernama Lian tersebut tertangkap atas dugaan memiliki ilmu gendam.

Mahasiswi Cantik Asal Tomohon Manfaatkan Ilmu Gendam Untuk Bobol Minimarket

Pasalnya, ilmu gendam yang dimiliki Lian, mampu memperdaya seorang karyawan minimarket Alfamart bernama Prisilia (24), warga Kelurahan Bailang, Kecamatan Bunaken, pada Senin (22/8/2016) sekitar pukul 11.00 wita.

Menurut dari kesaksian korban, kejadian itu bermula ketika ia sedang bertugas sebagai kasir di Alfamart kelurahan Kairagi Dua, kecamatan Mapanget. Lalu pelaku datang membeli pulsa elektrik seharga Rp50 ribu.

“Saya mengisi pulsa sesuai yang dimintanya. Tapi, pelaku kemudian meminta transfer pulsa hingga senilai Rp 2,9 juta,” jelas korban saat berada di Mapolsek Mapanget.

Setelah transaksi tersebut usai, sang pelaku langsung pergi meninggalkan minimarket. Korban pun tidak sadar lantaran dirinya telah dihipnotis oleh sang pelaku. Kejadian itu baru disadarinya disaat terjadi pergantian sift, dan rekan kerjanya menanyakan uang hasil penjualan saat itu.

Namun ketika tengah dihitung, uang yang masuk tidak sesuai. Ketika itulah korban langsung sadar apabila dirinya telah ditipu oleh sang pelaku. Tanpa berpikir panjang korban, langsung menyambangi Polsek Mapanget dan melaporkan kejadian yang dialaminya.

Mendapat laporan dari korban, pihak kepolisian bergerak cepat dan alhasil pelaku berhasil ditangkap beberapa saat kemudian. Namun pelaku menampik jika telah menghipnotis korban, dan mengambil pulsa jutaan rupiah.

“Ada yang hubungi saya lewat telepon genggam, dan menyuruh membeli pulsa, saya menurutinya. Saya juga sebenarnya juga korban,” kilah pelaku.

(bimbim)