sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Banjir Rendam Wilayah Kabupaten Trenggalek

Banjir Rendam Wilayah Kabupaten Trenggalek



Trenggalek – Banjir merendam 11 desa di Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, pada Rabu (17/8/2016). Lebih dari 4.000 rumah terendam air banjir yang mencapai ketinggian 150 cm, seorang warga tewas akibat longsor.

Banjir Rendam Wilayah Kabupaten Trenggalek

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, dalam pernyataannya mengatakan bahwa hujan deras yang berlangsung pada Selasa menyebabkan Sungai Tawing meluap sehingga merendam desa-desa tersebut.

Puncak banjir terjadi pada Rabu pukul 04.00-07.00 di 11 desa, yaitu desa Jajar, Ngrayung, Sukorejo , Wonorejo, Gandusari, Wonoanti, Widoro, Karanganyar, Melis, Krandegan dan Sukorame . Sekitar 4.991 rumah di ke-11 desa itu terendam banjir setinggi 50-150 cm.

Banjir menyebabkan seorang terluka, tangan kanan patah, akibat tertimpa kandang sapi.

Banjir menyebabkan 1 orang luka-luka tangan kanan patah tertimpa kandang sapi a.n Laminto (53). Korban dirawat di RSUD Dr Iskak Tulungagung. Banjir menyebabkan sekitar 4.991 rumah terendam banjir setinggi 50-150 cm.

Hujan deras juga menyebabkan longsor di Trenggalek. Sebuah rumah di desa Senden roboh, menewaskan 1 orang, akibat longsor tersebut.

Selain itu banjir juga merendam dan merusak 48 hektar lahan pertanian. Dampak lain adalah rusaknya jembatan, jalan dan kerusakan bangunan perkantoran.

“Masyarakat diminta selalu waspada terkait ancaman banjir dan longsor di musim kemarau. Anomali cuaca dan menguatnya La Nina telah meningkatkan curah hujan secara nyata. Potensi hujan masih akan terus berlangsung,” ujar Sutopo.
(Legolas – sisidunia.com)