sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Bimbel Diprediksi Gulung Tikar Jika Full Day School Diberlakukan

Bimbel Diprediksi Gulung Tikar Jika Full Day School Diberlakukan



Jakarta – Apabila konsep full day school benar-benar terealisasikan, hal tersebut memang terdapat dampak kelebihan dan kelemahannya masing-masing. Berbagai pihak baik dari sisi positif maupun negatif akan bisa terkena imbasnya.

Bimbel Diprediksi Gulung Tikar Jika Full Day School Diberlakukan

Sekjen Forum Aksi Guru Indonesia (FAGI) Iwan Hermawan mengatakan, salah satu pihak yang akan terkena dampak negatif dari konsep full day school adalah tempat bimbingan belajar (bimbel). Banyak bimbel diperkirakan akan kurang diminati lagi.

“Lambat-laun bimbel tidak akan laku, atau memang ini strategi dari Mendikbud yang baru untuk melawan bimbel,” kata Iwan.

Iwan juga menilai bahwa adanya keuntungan tersendiri apabila siswa lebih banyak menghabiskan waktu belajar di sekolah. Mereka akan lebih fokus belajar daripada melakukan kegiatan tidak bermanfaat di luar sekolah. Tapi bagi pemilik usaha bimbel, konsep full day school justru dinilai sangat merugikan. Sebab mereka akan kehilangan peserta didik di tempat bimbelnya.

Apabila konsep full day school tersebut ingin diberlakukan, sekolah harusnya memiliki sarana dan prasarana pendukung. Sehingga siswa akan nyaman dan tidak merasa bosan ketika berada di sekolah dari pagi hingga sore.

“Kalau sekolahnya menyenangkan, siswa pasti betah. Sebaliknya, jika sekolah tidak nyaman, anak tidak akan betah. Makanya harus diciptakan situasi di sekolah yang menyenangkan,” ungkap Iwan.

(bimbim)