sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Mantan Pastur Dijerat Dakwaan Pencabulan Terhadap 27 Anak

Mantan Pastur Dijerat Dakwaan Pencabulan Terhadap 27 Anak



London – Seorang mantan pastor di Inggris ditangkap oleh pihak kepolisian Metro London. Mantan Pastor yang diketahui bernama Philip Temple tersebut diduga telah melakukan tindak pidana pencabulan terhadap 27 anak di bawah umur. Akhirnya Philip Temple pun mengakui perbuatan bejatnya tersebut.

Mantan Pastur Dijerat Dakwaan Pencabulan Terhadap 27 Anak

Pihak Kepolisian Metro pun telah menyatakan bahwa Philip Temple telah mengaku atas kesalahannya. 27 anak tersebut diakuinya berada dalam pengasuhannya. Kejadian ini terjadi di London kurang lebih tahun 1970-an silam. Pria yang kini telah berusia 66 tahun ini memang dulunya pernah bekerja di sebuah panti asuhan.

Dirinya mengaku bahwa telah melakukan hal tersebut kepada para korbannya yang semuanya dibawah umur. Bukan hanya itu saja, ia tidak memandang apakah korbannya laki-laki atau perempuan. Kejadian tersebut terjadi antara tahun 1972 hingga 1977 lalu. Dulu Temple pernah bekerja di dua panti asuhan yang ada di dua distrik yang berbeda yakni Wandsworth dan Lambeth.

“Dia kemudian berganti karier menjadi seorang pastor dan melayani di Christ the King Monastery di London bagian utara, di sana dia mencabuli dua bocah altar,” terang Kepolisian Metro London, seperti dilansir The Guardian.

“Temple dipekerjakan untuk mengasuh anak-anak yang rapuh, yang kepercayaannya telah dikhianati dengan menjadikan mereka korban pencabulan,” papar salah satu inspektur Kepolisian Metro London.

Ketika Temple masih menjadi pastur, dua bocah laki-laki yang menjadi korban dari aksi bejat Temple pun telah melapor kepada pihak kepolisian. Dirinya lalu ditangkap pihak kepolisian setempat, pada (6/7/2015) lalu dan Persidangan kasusnya kini masih berlanjut.

(bimbim)