sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Kemacetan Masih Terlihat Meski Pemberlakuan Ganjil Genap

Kemacetan Masih Terlihat Meski Pemberlakuan Ganjil Genap



Jakarta – Sistem ganjil genap memang diupayakan untuk mengurangi kemacetan dan supaya warga DKI jakarta beralih ke transportasi masal ketimbnag menggunakan transportasi pribadi.

Kemacetan Masih Terlihat Meski Pemberlakuan Ganjil Genap

Namun, hal tersebut nampaknya belum sepenuhnya berhasil sejak diberlakukannya uji coba sistem ganjil genap tersebut pada 27 Juli 2016. Masih banyak warga Jakarta yang lebih memilih untuk menggunakan kendaraan pribadi dibandingan dengan penggunaan transportasi masal. Dan juga masih banyak yang melanggar sistem baru tersebut. pada beberapa waktu yang lalu bahkan ada seorang pengendara mobil Fortuner yang mengakali sistem ganjil genap tersebut dengan cara memasang tiga plat nomer sekaligus untuk mencurangi sistem ganjil genap agar dirinya bisa berkendara di jalanan Jakarta.

Kasubdit Bin Gakkum Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto mengatakan, sejak dilakukan uji coba ganjil genap pada 27 Juli 2016 lalu hingga hari ini 9 Agustus 2016, polisi sudah melakukan teguran terhadap 8.937 pelanggar di kawasan ganjil genap. Namun, dalam dua hari terakhir ini, jumlah pelanggar menurun.

“Pada hari ke 8 tercatat 1.155 pelanggaran, untuk hari ke 9 sebanyak 1.011 pelanggaran. Jadi, pada hari ke 9 terjadi penurunan pelanggaran sebanyak 12% dibandingkan hari sebelumnya,” kata Budiyanto kepada wartawan, Selasa (9/8/2016).

Menurut Budiyanti, pengguna kendaraan pribadi sudah mulai mengerti tentang aturan ganjil genap tersebut. Berbeda saat pertama diberlakukan, pekan ini pun polisi optimis jika angka pelanggaran itu akan bisa ditekan setiap harinya nanti. Sehingga, kawasan ganjil genap bisa berjalan sesuai rencana.

Sementara itu, salah seorang pengendara mobil Isma menyebutkan, sistem ganjil genap itu masih belum bisa mengatasi kemacetan di Jakarta ini. “Sistem ganjil genap itu masih belum memenuhi fungsinya. Salah satunya kan masyatakat beralih ke kendaraan umum. Tapi sejauh ini, belum ada perubahan,” ujarnya kepada wartawan.
(Muslich Basyirun -sisidunia.com)