Home » News » Warga Bentangkan Spanduk Jangan Paksa Risma Ke Jakarta di Car Free Day

Warga Bentangkan Spanduk Jangan Paksa Risma Ke Jakarta di Car Free Day



Surabaya – Kabar pencalonan Tri Rismaharini sebagai Gubernur DKI Jakarta semakin santer terdengar untuk menyaingi Ahok dalam Pilkada DKI Jakarta 2017.

Warga Bentangkan Spanduk Jangan Paksa Risma Ke Jakarta di Car Free Day

Namun, sebagai warga Surabaya, sejumlah warga kota Surabaya melakukan aksi dan juga menandatangani petisi agar Risma tidak mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI. Warga Surabaya menilai bahwa Risma telah berhasil untuk memimpin Surabaya dan tidak ada calon lain yang dapat menyaingi prestasiyang ditorehkan oleh Risma.

Warga Bentangkan Spanduk Jangan Paksa Risma Ke Jakarta di Car Free Day

Tuntutan agar Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini tak ke Jakarta disuarakan oleh warga Surabaya. Komunitas love Suroboyo menggalang petisi berupa tanda tangan agar Risma tetap di Surabaya. Petisi berupa tanda tangan itu dibubuhkan dalam bentangan kain putih sepanjang sekitar 50 meter. Kain itu dibentangkan di jalan di depan Taman Bungul saat Car Free Day berlangsung. Warga Surabaya yang masih menghendaki Risma memimpin Surabaya dipersilakan membubuhkan tanda tangan di atasnya.

Tak hanya bentangan kain tanda tangan, kegiatan itu juga menghadirkan poster berisi dukungan kepada Risma agar tetap memimpin Surabaya. Poster itu berisi tulisan antara lain ‘Ibu Risma jangan tinggalkan kami’, ‘Bu Risma kerja jangan diganggu’, ‘Jangan paksa Risma ke Jakarta’, ‘Surabaya bangga punya Bu Risma kami cinta Bu Risma’.

Warga Bentangkan Spanduk Jangan Paksa Risma Ke Jakarta di Car Free Day

“Bu Risma adalah aset Surabaya. Beliau masih belum lama menjabat. Kami tak rela ibu menuju ke Jakarta,” ujar admin love Suroboyo Shandy Setiawan kepada wartawan di lokasi, Minggu (7/8/2016).

“Petisi berisi tanda tangan ini nanti akan kami berikan ke bu Risma melalui Pemkot (Surabaya),” tandas Shandy.

Warga Bentangkan Spanduk Jangan Paksa Risma Ke Jakarta di Car Free Day

“Bu Risma itu kalau ada apa-apa langsung ngrespon. Surabaya juga lebih bersih, rapi, asri, dan tertata di bawah Bu Risma,” kata warga Wiyung ini.

“Kalau persoalan kebersihan sudah bagus. Surabaya kini beda dengan yang dulu. Kini lebih bersih dan tertata. Ibu Risma di Surabaya saja,” kata Isma.
(Muslich Basyirun – sisidunia.com)