Home » News » PSK Cantik di Brazil Berharap Bisa Jaring Banyak Pelanggan di Olimpiade 2016

PSK Cantik di Brazil Berharap Bisa Jaring Banyak Pelanggan di Olimpiade 2016



Rio de Janeiro – Ajang Olimpiade Rio 2016 memang akan dibuka secara resmi pada Jumat malam (5/6/2016) waktu Brasil. Namun ternyata ajang tersebut tidak hanya ditunggu kalangan atlet saja, tetapi ajang tersebut juga ditunggu-tunggu oleh Para Pekerja Seks Komersial (PSK) di negara tersebut.

PSK Cantik di Brazil Berharap Bisa Jaring Banyak Pelanggan di Olimpiade 2016

Salah seorang PSK yang bernama Juliana mengatakan bahwa ada sekitar 12 ribu PSK di Brasil tengah berlomba-lomba dalam ajang tersebut. Yang pasti bukan berlomba memperebutkan medali emas, tetapi berlomba dalam menghasilkan uang paling banyak di tengah Olimpiade tersebut berlangsung.

“Kami sangat gembira karena Olimpiade sudah semakin dekat,” kata Juliana, seperti dilansir Daily Mail.

Di negara Brasil sendiri, bisnis esek-esek merupakan sesuatu yang dilegalkan. Namun polisi sering kali masih menindak PSK yang ketahuan mencari klien lewat online.

“Tapi kenapa saya harus takut dengan polisi? Karena banyak pula di antara mereka menjadi kline saya,” ujar perempuan cantik berusia 23 tahun ini.

“Saya juga ingin memenangkan emas Olimpiade untuk seks. Mungkin saya bisa menemukan seorang pacar atlet yang bisa membawa saya pergi dari sini. Seperti Julia Roberts dalam film Pretty Woman,” kata Juliana sambil tersenyum.

Dalam dunia bisnis prostitusi tersebut, Juliana memang lebih dikenal dengan nama Bruna. Dalam seminggu dirinya biasa bekerja selama tiga atau empat hari. Rata-rata seharinya Juliana berhasil menggaet empat klien. Ia mengatakan bahwa akan memasang target tinggi disaat Olimpiade Rio 2016 dimulai.

“Klien tidak membayar saya untuk berbicara, mereka juga tahu itu,” kilahnya.

Selama dirinya bekerja di bisnis esek-esek tersebut, bayaran paling tinggi yang pernah ia dapat yakni sebesar 2 ribu US Dollar atau sekitar Rp 26 juta hanya untuk semalam.

“Saya menikmati seks, oleh karena itu saya menyukai apa yang saya lakukan. Saya bisa membangun diri untuk hidup dengan melakukan hal ini. Saya punya mobil, apartemen, laptop dan telepon genggam. Jadi sekarang ini, Rio 2016 adalah kesempatan saya mendapatkan uang, atau bahkan mencari jalan keluar dari hidup saya,” pungkasnya.

(bimbim)