Home » News » Polri Bentuk Tim Khusus Cari Provokator Medsos Isu Kerusuhan di Tanjung Balai

Polri Bentuk Tim Khusus Cari Provokator Medsos Isu Kerusuhan di Tanjung Balai



Medan – Polda Sumatera Utara menindaklanjuti laporan yang menyebut kerusuhan di Tanjungbalai pada Jumat lalu dipicu oleh provokasi lewat media sosial. Untuk membuktikan laporan tersebut, polisi membentuk tim siber yang khusus mencari provokator penyebar pesan kebencian lewat media sosial.

Polri Bentuk Tim Khusus Cari Provokator Medsos Isu Kerusuhan di Tanjung Balai

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Rina Sari Ginting mengatakan, sejauh ini pihaknya belum bisa memastikan apakah benar ada warga yang memprovokasi lewat media sosial, tetapi ia menegaskan tim tersebut sudah mulai bekerja.

“Tim sedang bekerja, kita tunggu saja hasilnya,” kata Rina kepada wartawan, Senin (1/8/2016).

Sebelumnya, pada Jumat, 29 Juli 2016, terjadi kerusuhan berbau SARA di Kota Tanjungbalai yang diduga karena adanya protes dari seorang etnis Tionghoa atas volume azan yang dikumandangkan di salah satu masjid dekat rumahnya.

Polisi sudah mengumpulkan barang bukti berupa batu, dua patung dan CCTV sebagai barang bukti dari kerusuhan.

Polres Tanjungbalai bersama pemerintah kota setempat dan dibantu sejumlah pihak akan kembali melakukan pembersihan di wihara dan kelenteng tersebut pada Senin (1/8/2016). Polisi setempat telah menetapkan 17 tersangka perusakan serta penjarahan wihara dan kelenteng di Tanjungbalai, yang terdiri atas delapan orang kasus penjarahan dan sembilan tersangka kasus perusakan.
(Muslich Basyirun – sisidunia.com)