Home » News » Polisi Amankan 12 ABG Yang Dipekerjakan Sebagai Terapis di Bali

Polisi Amankan 12 ABG Yang Dipekerjakan Sebagai Terapis di Bali



Kuta – Sebanyak 12 remaja yang berusia antara 12 tahun hingga 15 tahun telah diamankan pihak kepolisan. Pasalnya kedua belas remaja tersebut dipekerjakan sebagai terapis pantai pijat plus-plus di pulau Dewata Bali.

Polisi Amankan 12 ABG Yang Dipekerjakan Sebagai Terapis di Bali

“Kami sekarang sedang mendalami siapa saja pelakunya. Seperti terkait spa, siapa yang bertanggung jawab atas pendirian perusahaan,” ujar Umar di Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (1/8/2016).

Awalnya pihak kepolisian menerima sebuah informas tentang dugaan terjadinya tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di salah satu spa di Bali. Namun ketika tim dari Mabes Polri dan Polda Bali menginvestigasi spa tersebut, ternyata sang pemilik spa bisa menunjukkan semua dokumen lengkap termasuk dokumen perizinan dan kontrak para pekerjanya.

Akan tetapi para polisi pun curiga. Akhirnya dilakukan lagi pendalaman di tempat kejadian perkara (TKP) dan mereka telah menemukan dua perempuan yang diketahui berumur 14 tahun tengah bekerja disana. Akhirnya setelah itu terbongkar bahwa total ada 12 anak perempuan yang dipekerjakan di tempat itu. Kedua belas remaja tersebut berasal dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Lampung, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Kalimantan.

“Dari sana kita bongkar dan ternyata di tempat itu ada 12 orang pekerja perempuan berstatus anak-anak,” tutur Umar.

“Setelah dibawa dari daerah masing-masing, anak-anak ini dilatih dan ditampung dulu di Jakarta sebelum dipekerjakan di Bali,” ujar dia.

“Tersangka sudah ada dan terus kami dalami sembari mencari tambahan alat bukti. Untuk para korban saat ini dirawat oleh Dinas Sosial Provinsi Bali, dan akan menjadi saksi kasus ini jika sudah dibawa ke pengadilan,” tutupnya.

(bimbim)