sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Ketua PBNU Jelaskan Aturan Pengeras Suara di Masjid

Ketua PBNU Jelaskan Aturan Pengeras Suara di Masjid



Jakarta – Setelah terjadinya insiden kerusuhan dan pengerusakan yang terkait dengan unsur SARA yang baru-baru ini tersejadi di Tanjungbalai, Medan, membuat KH. Said Aqil Siradj selaku Ketua Umum Pengurus Nahdlatul Ulama (PBNU) prihatin dibuatnya. Ia juga mengimbau para masyarakat untuk tidak membiarkan kejadian serupa terulang kembali.

Ketua PBNU Jelaskan Aturan Pengeras Suara di Masjid

Ia pun meminta agar masyarakat NU dan muslim sendiri dalam menggunakan pengeras suara di masjid harus sesuai dengan kebutuhan dan tidak terlalu berlebihan menggunakannya.

“Penggunaan pengeras suara masjid digunakan sesuai kebutuhannya. Kalau masyarakatnya luas otomatis menggunakan pengeras suara. Namun, kalau masyarakatnya sedikit pengeras suara masjid secukupnya saja. Jangan jam dua volumenya dikeraskan, minimal jam 4 saat akan melakukan sholat,” katanya usai menghadiri Silaturrahmi dan Halaqah Kebangsaan di kantor PCNU Gresik, Senin (01/08/2016).

Insiden di Tanjungbalai tersebut dinilai oleh Said Aqil disebabkan oleh persoalan sosial yang menyebabkan masyarakat kecewa. Dirinya juga meminta agar semua pihak, baik pemerintah dan masyarakat untuk lebih jernih dalam menyikapi kasus kerusuhan ini.

“Jaman sekarang mau cari makan saja susah. Kondisi inilah yang semestinya harus dikikis bersama bagaimana menciptakan masyarakat yang berkeadilan sosial,” tuturnya.

“Saya berharap tidak ada lagi lah, tidak terjadi pada kita semua karena kita hidup harus saling menghormati,” tandasnya.

(bimbim)