Home » News » Kapolri Ancam Jerat Provokator Tanjungbalai di Medsos Dengan UU ITE

Kapolri Ancam Jerat Provokator Tanjungbalai di Medsos Dengan UU ITE



Jakarta – Menurut pengakuan Kapolri Jenderal Tito Karnavian, pihaknya tengah menyelidiki pelaku yang menyebar provokasi melalui salah satumedia sosial Facebook kepada masyarakat Tanjung balai, Sumatera Utara.

Kapolri Ancam Jerat Provokator Tanjungbalai di Medsos Dengan UU ITE

“Kami juga mengirimkan tim untuk melacak, kalau mereka ada yang melakukan isu provokatif,” kata Tito di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Minggu (31/7/2016).

Tito juga memastikan bahwa akan dilakukan proses hukum bagi siapa yang ketahuan sebagai provokatornya. Entah provokasi tersebut dilakukan secara langsung maupun melalui media sosial akan tetap dilakukan proses hukum dan sanksi yang sesuai dengan undang-undang.

“Jangan sekali-kali mengedarkan info-info negatif yang membakar emosi masyarakat! Karena ada hukumannya di Undang-Undang ITE (informasi dan transaksi elektronik) bagi penyebar hate speech dan berita-berita negatif,” tegasnya.

Dirinya juga menambahkan, informasi negatif tentunya akan memicu berbagai masalah di kalangan masyarakat, apabila masyarakat tersebut sudah terprovokasi. Disamping itu, ada tanggungjawab lain atas perbuatan itu, selain sanksi hukum jika tindakan provokatif yang disebarnya tersebut bisa menimbulkan korban jiwa.

“Pertanggungjawaban kepada Tuhan Yang Maha Esa. Ini kami miliki tanggungjawab kepada Tuhan, jangan sampai karena masalah itu ada korban,” ucapnya.

(bimbim)