Home » Ekonomi & Bisnis » Jamu Indonesia Berpotensi Tembus Pasar Ekspor

Jamu Indonesia Berpotensi Tembus Pasar Ekspor



Jakarta – Produk minuman jamu produksi Indonesia berpotensi untuk bersaing dan menembus pasaran ekspor, karena selain dicintai oleh masyarakat Tanah Air, jamu juga disukai oleh masyarakat belahan dunia lain.

Jamu Indonesia Berpotensi Tembus Pasar Ekspor

“Jamu kini semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dunia, sehingga aneka jenis jamu sangat berpeluang menembus pasaran ekspor,” kata Ketua Dewan Pengurus Daerah Gabungan Pengusaha (DPD GP) Jamu Provinsi Bali Gede Ngurah Wididana di Denpasar, Minggu (31/7/2016).

Ia mengatakan bahan baku, kreativitas, inovasi, pengalaman dan kekayaan informasi tentang penggunaan tanaman obat selama ribuan tahun menjadi modal kekayaan budaya bangsa Indonesia, yang tidak dimiliki bangsa lain.

“Kita sebagai generasi penerus harus bangga akan perjuangan leluhur bangsa yang telah bersusah payah melestarikan kekayaan warisan budaya jamu,” ujar Gede Ngurah Wididana yang juga Direktur Utama PT. Karya Pak Oles yang mengelola sejumlah perusahaan di sejumlah daerah di Indonesia itu.

Salah satu produk PT. Karya Pak Oles yang belakangan mencuat ke permukaan adalah loloh dan klorofil. Loloh adalah ekstrak daun herbal yang dilarutkan bersama air. Cara membuat loloh adalah dengan menumbuk, membelender, atau meremas daun herbal dengan air, kemudian disaring agar mudah diminum.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Tradisional Kementerian Kesehatan Menarwati membuka Gerakan Minum Jamu dan Cinta Jamu Indonesia di Lapangan Niti Mandala Renon Denpasar, Sabtu (30/7/2016) malam, yang dihadiri ribuan orang.
(Marld – sisidunia.com)