sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » PKS Minta Pemerintah Serius Tanggapi Konflik SARA Di Tanjung Balai

PKS Minta Pemerintah Serius Tanggapi Konflik SARA Di Tanjung Balai



Medan – Sekitar 10 wihara dan klenteng dan satu yayasan sosial dirusak dan dibakar dalam kerusuhan di Tanjung Balai, Sumatera Utara (Sumut) pada Sabtu (30/7) dini hari. Selain itu ada delapan unit kendaraan roda empat yang dibakar. Tak ada korban jiwa akibat kerusuhan ini, namun nilai kerugian diperkirakan mencapai miliaran rupiah.

PKS Minta Pemerintah Serius Tanggapi Konflik SARA Di Tanjung Balai

Politikus PKS Mahfuz Siddiq mengingatkan agar Indonesia tidak terperangkap pada konflik yang bersifat SARA.

“Pemerintah harus segera lakukan dua hal: menegakkan hukum terhada semua pihak yang terlibat dan bertanggungjawab atas kasus tersebut. Lalu melakukan langkah pencegahan meluasnya konflik ke derah lain,” kata Mahfuz dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Sabtu (30/7).

Bahkan, sambung mantan ketua komisi I DPR RI itu, konflik SARA di Tanjung Balai tidak boleh dianggap sepele, sebab ada potensi letupan konflik yang lebih besar dan luas.

“Jika itu terjadi maka bisa menjadi pintu kekacauan politik dan ekonomi baru di negeri ini,” papar Mahfuz.
Ia perpandangan, bila dilihat tren global yang terjadi saat ini, konflik SARA sedang menjadi tren dunia. Kekacauan politik di kawasan timur-tengah yang melibatkan beberapa negara eropa dan Amerika Serikat telah memunculkan kekuatan teror baru yang menakutkan, yaitu ISIS.

“Buah dari rangkaian aksi teror yang terus berlanjut adalah menguatnya sentimen negatif terhadap Islam dan ummat Islam. Ini tercermin dari sikap politik kelompok ultra-nasionalis di beberapa negara eropa, sikap politik capres Amerika, Donald trump, dan meningkatnya tekanan thd kelompok muslim di India dan Tiongkok misalnya,” ucap dia.
(Marld – sisidunia.com)