Home » News » Mantan Presiden BJ Habibie Surati Jokowi Prihal Eksekusi Mati Zulfiqar Ali

Mantan Presiden BJ Habibie Surati Jokowi Prihal Eksekusi Mati Zulfiqar Ali



Jakarta – Mantan Presiden BJ Habibie dikabarkan meminta Presiden Joko Widodo atau Jokowi untuk meninjau ulang eksekusi mati terhadap warga negara Pakistan, Zulfiqar Ali. Dalam selembar surat yang ditujukan kepada Jokowi, Habibie mengatakan bahwa dari laporan sejumlah advokat dan lembaga swadaya masyarakat, ternyata Zulfiqar tak bersalah.

Mantan Presiden BJ Habibie Surati Jokowi Prihal Eksekusi Mati Zulfiqar Ali

Zulfiqar Ali memang tak jadi dieksekusi mati pada Jumat dinihari tadi. Dari 14 terpidana mati yang direncanakan dieksekusi, hanya empat terpidana yang dieksekusi. Mereka adalah Freddy Budiman asal Indonesia, Michael Titus (Nigeria), Humprey Ejike (Nigeria), dan Cajetan Uchena Onyeworo Seck Osmane (Senegal).

Semua pandangan, pendapat kita harus hargai, apalagi dari Pak Habibie. Tapi negara ini negara hukum, negara hukum harus menjalankan penegakan hukum yang adil. Jangan sampai nanti disimpulkan bahwa penegakan hukum tidak adil,” ujar Ade selaku Ketua DPR, di Kompleks Parlemen Senayan Jakarta, Jumat (29/7/2016).

Dia menegaskan, hukuman mati kepada terpidana narkoba tetap harus dijalankan. Karena seperti diketahui, dari 14 terpidana, baru 4 orang yang dieksekusi. “Yang pasti keputusan hukuman bila tidak ada novum, tidak bisa diubah. Harus tetap dieksekusi. Jangan sampai nanti tidak dilakukan, tebang pilih,” kata dia.

“Masyarakat pasti menuntut keadilan dan itu akan dikatakan tidak adil. Itu tidak bagus untuk keadilan kita,” sambung pria yang biasa disapa Akom itu.
(Marld – sisidunia.com)