sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » Gaya Hidup » Hati-hati, Bahan Kimia Di Rokok Elektrik Bisa Menyebabkan Kanker

Hati-hati, Bahan Kimia Di Rokok Elektrik Bisa Menyebabkan Kanker



Jakarta – Meroko memang sudah menjadi kebiasaan bagi kaum Adam, memang susah menghilangkan kecanduan untuk para perokok. Meskipun harga rokok cukup mahal, tetap saja perokok tidak mau untuk menghilangkan kebiasaan merokoknya. Untuk mentiasati hal tersebut, bebrapa perokok beralih ke rokok elektrik guna menghemat biaya.

Hati-hati, Bahan Kimia Di Rokok Elektrik Bisa Menyebabkan Kanker

Tetapi apakah perokok elektrik tersebut mengetahuin bahayanya. Sebuah studi baru menunjukkan, asap rokok elektrik ternyata mengandung dua bahan kimia yang dapat menyebabkan kanker alias karsinogen. Menurut penelitian terbaru tersebut, yang dipublikasikan di Enviromental Science & Technology, rokok elektrik mengeluarkan bahan kimia berbahaya dalam jumlah yang berbeda-beda.

Mereka menemukan bahwa rokok elektrik mengeluarkan 31 bahan kimia berbahaya, termasuk dua bahan kimia yang dapat menyebabkan kanker yang sebelum ini tidak pernah ditemukan di rokok elektrik, lapor The Verge. Jumlah bahan kimia berbahaya yang dihasilkan berbeda-beda, tergantung pada tingginya suhu saat heating coil pada rokok elektrik menguapkan cairan pada rokok elektrik.

Rokok elektrik dengan satu heating coil akan mengeluarkan bahan kimia berbahaya dalam jumlah yang lebih banyak. Diduga, hal ini disebabkan karena dua heating coil dapat menghasilkan panas lebih besar tanpa harus menaikkan suhu terlalu tinggi.

Bahan kimia yang dikeluarkan oleh rokok elektrik juga tergantung pada besarnya tegangan listrik pada baterai e-cigarette. Semakin besar tegangan baterai, semakin tinggi suhu pada heating coil. Hal ini berarti, semakin banyak bahan kimia beracun yang dikeluarkan.
(Marld – sisidunia.com)