Home » News » Uber Tak Terpengaruh Dengan Kebijakan Ganjil Genap di DKI

Uber Tak Terpengaruh Dengan Kebijakan Ganjil Genap di DKI



Jakarta – Kebijakan baru kendaraan bernomor polis ganjil genap telah dijalankan. Namun salah satu perusahaan transportasi berbasis aplikasi uber mengaku tidak terlalu khawatir akan mempengaruhi pendapatan para drivernya mengenai kebijakan tersebut.

Uber Tak Terpengaruh Dengan Kebijakan Ganjil Genap di DKI

“Saya tidak tahu karena baru mulai kemarin, tapi kami tidak mengkhawatirkan hal itu untuk saat ini,” kata General Manager Southeast Asia Uber, Chan Park, dalam temu media di kantor Uber, Jakarta, Kamis (28/07/2016).

Malah Uber memanfaatkan kebijakan baru tersebut. Mereka memanfaatkan agar para pengemudi mendapat pembelajaran tentang layanan berbagi perjalanan dan biaya UberPool yang diyakini Chan mampu menjadi solusi dari kebijakan baru tersebut.

“Mereka dapat mengemudi di luar zona tersebut (zona ditetapkannya ganjil genap), dan di zona ini mereka dapat berbagi tumpangan beberapa pengguna yang menuju arah yang sama,” ujar dia.

“Kami akan terus mengedukasi pengemudi. Beberapa saat lalu sejumlah driver datang ke kantor kami untuk berbicara dan berdiskusi tentang UberPool konsepnya sangat jelas,” sambung dia.

Masa uji coba sistem ganjil genap akan dilaksanakan pada tanggal 27 Juli 2016 hingga 26 Agustus 2016. Setelah masa uji coba tersebut selesai baru akan resmi diberlakukan pada tanggal 30 Agustus 2016. Kebijakan tersebut diberlakukan pada jam-jam tertentu yakni pukul 07.00 hingga 10.00 WIB dan 16.00 hingga 20.00 WIB.

Ruas jalan yang sebelumnya diterapkan kebijakan 3 in 1 seperti jalan Merdeka Barat-Jalan MH Thamrin-Jalan Jenderal Sudirman-Jalan Sisingamangaraja dan sebagian Jalan Gatot Subroto akan diganti dengan kebijakan ganjil genap.

(bimbim)