Home » News » Tax Amnesty Menjadi Pembahasan Sidang Kabinet Terbatas Pasca Reshuffle

Tax Amnesty Menjadi Pembahasan Sidang Kabinet Terbatas Pasca Reshuffle



Jakarta – Era baru para menteri Indonesia telah dimulai. Presiden Jokowi resmi me reshuffle setidaknya 12 menteri yang menjabat di Indonesia pada Rabu (27/7/2016). Reshuffle kali ini adalah yang kedua, setidaknya ada 12 pos menteri yang dilakukan perombakan. Dalam perombakan kali ini ada sembilan wajah baru, delapan menteri terlempar, dan empat menteri pindah ke pos lain.

Tax Amnesty Menjadi Pembahasan Sidang Kabinet Terbatas Pasca Reshuffle

Setelah mengumumkan perombakan (reshuffle) kabinet dan melantik Menteri baru, Presiden Joko Widodo (Jokowi) langsung mengadakan sidang kabinet terbatas pada pukul 15.00. Materi ini terkait dengan tugas para Menteri baru dan yang kedua mengenai RAPBN 2017.

“Tentunya materinya ada dua, pertama adalah arahan presiden yang berkaitan dengan tugas-tugas baru yang dibebankan, diberikan, sekaligus kehormatan tentunya. Kedua berkaitan pagu indikatif APBN tahun 2017,” kata Pramono Anung selaku Menteri Sekretaris Kabinet di Kompleks Istana Negara, Jakarta, Rabu (27/7/2016).

“Karena memang presiden konsen secara penuh terhadap pelaksanaan tax amnesty ini, hal itu terlihat dari presiden secara langsung memimpin sosialisasi baik itu di Jakarta, di Medan dan di Surabaya. Dan besok para petugas pajak sampai eselon III akan dikumpulkan karena presiden ingin program ini berjalan dengan baik,” ungkap dia.
(Marld – sisidunia.com)