sisidunia

Selamat Datang di Portal Berita Www.SisiDunia.Com

 

Saran dan masukan dari Anda sangat kami harapkan guna membangun sebuah portal berita yang bisa memberikan informasi untuk pengetahuan Anda.

 

 Admin,

 www.sisidunia.com

Home » News » Ahok Menilai Sistem Ganjil Genap Hanya Bisa Kurangi Kemacetan 20 Persen

Ahok Menilai Sistem Ganjil Genap Hanya Bisa Kurangi Kemacetan 20 Persen



Jakarta – Mulai tanggal 27 Juli 2016 sistem ganjil genap kendaraan akan diuji coba di Jakarta . Sebagai Gubernur Dki Jakarta Ahok pun optimis bahwa sistem ganjil genap tersebut bisa mengurangi 20 persen kemacetan yang ada di ibu kota.

Ahok Menilai Sistem Ganjil Genap Hanya Bisa Kurangi Kemacetan 20 Persen

Selain itu Ahok juga mengungkapkan bahwa tidak akan memberikan sanksi pada kendaraan yang melanggar sistem tersebut pada saat uji coba. Tetapi kalau uji coba sistem tersebut sudah selasai masa uji coba, ia menjanjikan hukuman tegas bagi para pelanggar.

“Sekarang teguran dulu. Saya kira dengan ganjil-genap ya pengalaman dunia itu paling bisa kurangin 20 persen. Jadi walaupun ganjil genap ada 50 persen prakteknya gak mungkin bisa pas 50 persen berkurang volumenya. Paling jadi 20 ya, saya kira ya. Makanya saya enggak tau nih lagi mau di uji coba,” katanya di Balai Kota, Senin (25/7/2016).

Ahok pun akan membiarkan warga membeli mobil untuk menyesesuaikan aturan ganjil genap. Meski begitu, jika ada pelanggar yang memalsukan plat nomor, maka hukuman pidana pasti akan dijatuhkan. “Tergantung orang beli mobilnya berapa. Kalau palsuin nanti dia pidana,” ujarnya.

“Ya namanya jg sementara, makanya bukan yang asli kan. Yang asli mungkin hari ini saya tanda tangan pergub ERP. Mudah-mudaha besok atau lusa udah lelang. Itu lebih penting,” jelasnya.
(Muslich Basyirun – sisidunia.com)