Home » News » Proyek Pengadaan di Polri Harus Menjadi Perhatian Tito Karnavian

Proyek Pengadaan di Polri Harus Menjadi Perhatian Tito Karnavian



Jakarta – Ketua Presidium IPW Neta S Pane mengatakan, ada sejumlah pengusaha yang pernah bermasalah dengan proyek-proyek pengadaan di Polri “terlihat hidup lagi”. Mereka bermanuver untuk mendapatkan berbagai proyek pengadaan dengan nilai ratusan miliar. Bahkan ada yang mencapai triliunan rupiah, terutama untuk proyek kredit ekspor.

Proyek Pengadaan di Polri Harus Menjadi Perhatian Tito Karnavian

Indonesia Police Watch (IPW) meminta Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk mencermati proyek pengadaan di Polri. Hal itu dilakukan agar pengadaan fasilitas, sarana, dan prasarana Polri dapat berjalan tepat guna dan terhindar dari manuver mafia proyek dan pengusaha yang pernah bermasalah dengan kepolisian

Neta menyebutkan ada pengusaha berinisial JW, yang pernah melakukan monopoli dalam pengadaan SIM di era Orde Baru, dan membawa keluarga Cendana untuk menguasai proyek pengadaan di Polri. ada pengusaha lain berinisial LS yang berusaha mendapatkan sejumlah proyek pengadaan, seperti peralatan berat di Brimob, proyek peralatan penjinak bom, robot anti bom dan baju anti bom, yang nilainya mencapai ratusan miliar rupiah.

Neta juga menyebut seseorang berinisial AN, yang masih bermasalah dengan proyek e-KTP, juga kini aktif melakukan lobi untuk menguasai proyek pengadaan di Assaspras Polri. “Hadirnya Kapolri baru mereka anggap sebagai kesempatan baru untuk kembali masuk dan menguasai Polri,” kata Neta S Pane dalam pesan tertulisnya, Minggu (24/7/2016).
Muslich Basyirun – sisidunia.com)