Home » News » BJ Habibie Mengaku Pernah Dilarang Bermain Catur Oleh Orang Tuanya

BJ Habibie Mengaku Pernah Dilarang Bermain Catur Oleh Orang Tuanya



Jakarta – Mantan Presiden RI ke-3 BJ. Habibie menjadi pembicara dalam acara Halal Bihalal dan Gathering Alumni Universitas Indonesia (UI), Depok, Jawa Barat, Sabtu 23 Juli 2016. Habibie menceritakan tentang masa kecilnya yang gemar bermain olahraga tapi bukan fisik melainkan ketangkasan otak, yakni catur. Tetapi Habibie mengeku pernah dilarang oleh orang tua untuk bermain catur dan papan catur miliknya dibakar oleh orang tuanya.

BJ Habibie Mengaku Pernah Dilarang Bermain Catur Oleh Orang Tuanya

“Tapi saya enggak boleh banyak main sama orangtua, akhirnya catur dibakar,” tuturnya.

Dalam acara tersebut Habibie juga mengungkapkan bahwa jika ingin menjadi seorang pemimpin yang baik maka belajarlah dengan membaca buku, bukan malah bermain Pokemon. Tetapi Habibie tidak menjelaskan secara detail alasannya, namun Ia berujar, itu penting jika ingin menjadi seorang pemimpin.

“Ya, kalau mau jadi Presiden, jangan main Pokemon, tapi baca buku,” katanya disambut riuh tepuk tangan hadirin.

Game yang sedang booming itu mendapat perhatian serius sejumlah pihak termasuk aparat dan pemerintah. Di lingkungan PNS, TNI, dan Polri bahkan game berbasis online itu dilarang keras dimainkan saat bertugas maupun di lokasi yang dianggap vital seperti Istana Negara, lingkungan Polri maupun TNI.
(Muslich Basyirun – sisidunia.com)